Diberi Kesempatan untuk Tanggapi Insiden MotoGP 2015, Valentino Rossi Tetap Ogah Tampil di Film Dokumenter Marc Marquez

Valentino Rossi tak mau terlibat dalam kegiatan apapun yang melibatkan Marc Marquez sejak insiden MotoGP 2015. Komentar soal insiden di Sepang saja ditolak oleh The Doctor.

Diterbitkan 12 Maret 2023, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Valentino Rossi tetap ogah memberi klarifikasi terkait perseteruannya dengan Marc Marquez di MotoGP 2015. Hal ini terungkap setelah sutradara film dokumentar Marc Marquez, Jaime Perez sempat meminta Rossi untuk tampil.

Seperti diketahui, Marquez membuat film dokumenter berjulul "Marc Marquez: All Ini" yang tayang di Prime. Video ini menampilkan perjalanan kariernya termasuk kisah di MotoGP 2015 yang membuatnya berseteru dengan Rossi hingga sekarang.

Pembalap lain seperti Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa mau terlibat dalam film dokumentasi ini. Keduanya juga dimintai komentarnya terkait Marquez di MotoGP, tapi tidak dengan Rossi.

"Kami konsultasi dengan Valentino Rossi, tapi dia tak mau berpartisipasi," kata Jaime Perez seperti dikutip crash.

"Kami membuat film dokumenter tentang Marc Marquez, kami juga bicara soal relasinya dengan Lorenzo atau tahun-tahun pertama di Honda dimana Pedrosa berkata kasar. Kami meminta mereka bicara dan setuju tapi Rossi tidak."

 

Marquez Membuat MotoGP Lebih Manusiawi

 

Dengan film dokumenter, Marquez disebut sudah membuat kisahnya di MotoGP lebih manusiawi. Seperti diketahui, Marquez blak-blakan sebut Rossi sudah sengaja menendangnya di MotoGP Sepang 2015.

"Saya pikir produksi film seperti ini akan membuat publik lebih tahu siapa protagonisnya. Buat para pembalap yang ada di Olympus, mereka bisa menunjukkan kalau mereka juga manusia," kata perez.

"Marquez sudah membuat film ini jadi lebih manusiawi. Dengan membuat para bintang ini lebih membumi, ini akan membuat penonton yang tak suka MotoGP jadi tertarik untuk menonton."

 

Marquez Pecat Manajernya Sejak Masa Kecil

 

Film dokumenter Marquez juga diisi dengan wawancara bersama mantan manajer Marquez, Emilio Alzamora. Marquez sudah dimanajeri Alzamora sejak usia 12 tahun tapi memutuskan untuk tak memakainya lagi musim lalu.

"Situasi dengan Emilio Alzamora, setelah bertahun-tahun, merupakan sesuatu yang sangat rumit yang melibatkan mereka berdua. Kami di sana untuk mengangkatnya," katanya.

"Ini isu yang sulit untuk diangkat karena ini masalah profesionalisme dan juga sisi humanis. Seperti hubungan ayah dan anak, usia 18 tahun."

Ogah Menolong Valentino Rossi Juara MotoGP 2015

Marc Marquez mengungkapkan segalanya soal perseteruan dengan Valentino Rossi di MotoGP 2015. Hal ini muncul lagi karena Pembalap Repsol Honda itu sedang membuat video dokumenter berjudul: "Marc Marquez, All In".

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Marquez terang-terangan ogah ambil risiko di MotoGP 2015. Itu semua dilakukannya karena dia ogah menolong Rossi. Seperti diketahui, MotoGP Malaysia 2015 menjadi puncak perseteruan antara Marquez dengan Valentino Rossi. The Doctor terang-terangan menuduh Marquez sengaja bantu Jorge Lorenzo. Selain MotoGP Malaysia, kecurigaan Rossi terlihat juga di MotoGP Valencia 2015 yang jadi penentu gelar juara. Saat itu, Marquez seperti membiarkan Jorge Lorenzo juara sehingga berhasil ungguli Rossi dengan 5 poin di klasemen MotoGP. "Apakah saya akan ambil risiko di tikungan tertarik tanpa tahu apa yang akan terjadi? ya," kata Marquez seperti dikutip crash. "Namun masalahnya, orang ini (rossi) sudah banyak mengganggu saya karena saya melewati dia. Apakah saya akan menolong dia dalam perebutan gelar? Tidak."

Halaman
Show All
Defri Saefullah, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan