Mengenang Kisah Pertemanan Pele dan Muhammad Ali yang Penuh Guyonan

Kepergian Muhammad Ali dan Pele sama-sama meninggalkan duka bagi dunia olahraga.

Diterbitkan 30 Desember 2022, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Menurut laporan, sport.mediamax.am, 77 ribu penonton menghadiri laga tersebut. Berbagai kalangan datang. Mulai dari Presiden Amerika Serikat, Jimmy Carter, hingga penyanyi rock Mick Jagger. Dan yang tak kalah spesial, laga ini juga ternyata disaksikan oleh Muhammad Ali.

Kehadiran Ali disambut meriah penonton yang hadir. Meski demikian, Ali tetap fokus pada Pele.

Usai pertandingan, Ali bahkan turun ke lapangan untuk bertemu Pele dan memeluknya. Dan momen itu sempat diabadikan lewat foto hitam putih yang melegenda hingga saat ini.

Teman Dekat

Bertahun-tahun kemudian, Pele mengatakan kalau Muhammad Ali adalah teman baiknya. Mereka beberapa kali bertemu dan berbagai kesempatan, termasuk saat keduanya terlibat dalam proyek buku karangan seniman terkenal, Andy Warhol berjudul Athlete Series di era 1970-an.

Pele juga pernah mengungkapkan, dia dan Ali dulu suka makan malam bersama. "Kami menghabiskan banyak hari yang tak terlupakan bersama dan selalu menjalin hubungan yang baik. Dia adalah orang yang sangat menyenangkan yang menyukai lelucon," kata Pele suatu ketika. 

"Dia biasa menggodaku, mengatakan bahwa dia lebih terkenal dariku. Bekerja sama dengan UNICEF, kami juga bekerja dengan anak-anak. Suatu ketika Ali berkata bahwa sepak bola lebih indah dari tinju dan kemudian menambahkan: "Saya lebih tampan dari kamu." kenang Pele.

Pele pun sangat kehilangan saat Ali meninggal dunia pada tahun 2016 lalu. Saat itu, Pele mengungkapkan perasaannya lewat unggahan di akun media sosialnya. 

"Dunia olahraga sedang mengalami kehilangan besar. Kami banyak menghabiskan momen bersama dan tetap berhubungan selama beberapa tahun. Saya harap dia tenang di sana dan saya mengirim dukungan dan cinta bagi keluarga yang dia tinggalkan," tulis Pele lewat Instagram-nya.

 

Meninggal Dunia

Enam tahun setelah kepergian Ali, Pele juga meghembuskan napas terakhirnya di rumah sakit Albert Einstein, Sao Paulo, Brasil, Kamis waktu setempat atau Jumat (30/12/2022) WIB. 

Pele meninggal dunia di usia 82 tahun akibat komplikasi penyakit usai bertarung melawan kanker usus besar sejak September 2021 lalu. Seperti halnya Ali, kepergian Pele tak hanya meninggalkan luka bagi olahraya yang ditekuninya saja. Kepergiannya jadi kehilangan besar bagi dunia olahraga.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan