Singa Atlas Lanjutkan Mimpimu di Piala Dunia 2022

Tak ada yang melirik Maroko sejak awal Piala Dunia 2022, kini perhatian dunia mengarah kepada mereka yang telah melangkah ke semifinal, keberhasil pertama tim Afrika

Diterbitkan 14 Desember 2022, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta “Tidak ada biaya apapun untuk memiliki mimpi. Negara-negara Eropa telah terbiasa memenangkan Piala Dunia. Tim nasional Maroko adalah “Rocky Balboa” dari Piala Dunia 2022.

Pelatih Timnas Maroko, Walid Regragui menegaskan hal itu usai kemenangan 1-0 timnya melawan Portugal dalam laga perempat final Piala Dunia 2022 di Stadion Al Thumama, Doha, Qatar, Sabtu (10/12/2022).

“Ini bukanlah sebuah keajaiban, tapi berkat kerja keras para pemain Maroko yang tak gentar menghadapi Portugal.”

Hanya sedikit orang yang percaya bahwa mungkin saja Maroko masih menjadi bagian dari Piala Dunia ini ketika turnamen dimulai di Qatar pada 20 November lalu.

Tapi sekarang optimisme melonjak melalui tim Reragui dan di antara kerumunan pendukungnya, di Qatar, Maroko, dan di seluruh dunia.

Bisakah Maroko memanfaatkan peluang lagi dan mengakhiri dongeng mereka dengan gemilang?

Maroko telah menorehkan sejarah, menjadi tim Afrika pertama kalinya yang menginjakkan kakinya di semifinal. Tinggal dua Langkah lagi untuk meraih sesuatu yang tak terbayangkan sebelumnya : menjadi juara dunia.

Apakah pembuat sejarah itu bisa memenangkan Piala Dunia?

Berjarak dua pertandingan lagi kemustahilan itu akan direngkuh. Sekarang Perancis menanti, ujian yang berat sudah menanti.

Pelatih Reragui mengatakan para pemainnya tidak hanya bercita-cita untuk mencapai final hari Minggu tetapi juga untuk memenangkannya.

“Dalam satu konferensi pers tiga atau empat pertandingan lalu, saya ditanya apakah kami bisa memenangkan Piala Dunia. Dan saya berkata, 'Kenapa tidak?' Kita bisa bermimpi. Mengapa kita tidak boleh bermimpi? Jika Anda tidak bermimpi, Anda tidak akan mendapatkan apa-apa,” kata Reragui kepada wartawan pada Sabtu setelah kemenangan tim atas Portugal.

Nama-nama besar sudah dikalahkan, seperti Belgia, Spanyol dan Portugal, lalu bermain imbang melawan Kroasia.

Mental

Namun kini, yang akan dihadapi adalah Prancis, sang juara bertahan. Jika berhasil melewati juara Piala Dunia 2018 ini, Argentina, pemenang Piala Dunia 1986 dan Kroasia, runner-up pada 2018 sudah menanti untuk memperebutkan trofi Piala Dunia 2022.

Namun Singa Atlas tak perlu gentar. Mereka sudah bertarung dengan gagah. Nama-nama besar mulai dari Cristiano Ronaldo, Kevin De Bruyne, Thomas Muller hingga Ferran Torres tak bisa menjadi pembeda dan penyelamat tim di saat genting.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Negara yang melaju di babak semifinal Piala Dunia 2022 Qatar sudah tidak diragukan lagi. Bukan hanya soal kemampuan, tetapi dari segi mental dan kekuatan taktik sudah matang. Keberhasilan Maroko lolos ke semifinal Piala Dunia 2022 tak semata-mata bergantung pada skill para pemain saja. Ada banyak faktor yang mempengaruhi performa mereka yang luar biasa selama turnamen kali ini. Satu di antara faktor yang sangat menonjol dari tim asuhan Walid Regragui ini adalah soal mental, yang malah semakin kuat dan membara saat mereka bersua tim-tim mapan langganan juara turnamen. Maroko tampil efektif dengan mengalahkan Spanyol, Jerman dan Portugal yang di atas kertas lebih diunggulkan. Para pemain sama sekali tak gentar berhadapan dengan nama-nama mentereng di depan mereka.

Halaman
Show All
Yo Kavya, AY YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan