Head to Head Inggris vs Prancis di Piala Dunia 2022, Tak Boleh Berpatokan dengan Statistik

Prancis ternyata punya rekor pertemuan lebih mentereng kontra Inggris di perempat final Piala Dunia 2022.

Diperbarui 12 Desember 2022, 13:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Inggris masih menjadi salah satu negara dominan dalam merebut juara Piala Dunia 2022. The Three Lions kini sudah menginjak babak perempat final dengan hasil impresif.

Setelah memastikan langkah mereka ke putaran final Piala Dunia di Qatar, Inggris tergabung bersama Wales, Iran, dan Amerika Serikat. Hasilnya pun luar biasa karena skuad asuhan Gareth Southgate berhasil menjadi juara Grup B.

Keberhasilan Inggris disinyalir berkat kejeniusan Southgate dalam mengakomodir kekuatan tim asuhannya. Dengan formasi andalan 4-3-3, Southgate dianggap berhasil meningkatkan kemampuan timnya.

Formasi itu terbukti jitu karena Harry Kane Cs berhasil mengemas dua kemenangan dan sekali imbang di babak penyisihan grup. Mereka juga tampil apik di babak 16 besar.

Mereka berhasil melenggang ke babak perempat final setelah menyudahi perlawanan Senegal, 3-0. Itu mencerminkan kekuatan The Three Lions dalam mencapai level lebih tinggi di Qatar.

Walau begitu, Southgate tak ingin timnya besar kepala menyikapi keberhasilan Kane Cs sejauh ini. Mantan pelatih Middlesbrough itu mengaku timnya bakal menemui hambatan terbesar di babak perempat final nanti. “Apakah kami sudah layak semringah, saya pikir belum. Kami justru bakal menemui rintangan terberat,” kata Southgate.

>Pernyataan Southgate tak lepas dari undian yang mempertemukan Inggris kontra Prancis di perempat final nanti. Southgate bahkan tak segan menyebut timnya bakal angkat koper dari Qatar jika tak bermain konsisten dan efektif sepanjang laga.

Sementara Pelatih Prancis, Didier Deschamps, memiliki pandangan serupa dengan Southgate. Deschamps menuturkan timnya membutuhkan kekuatan 110% untuk menghadapi Inggris.Karena itu, mantan pelatih AS Monaco itu bakal mengerahkan kemampuan terbaik timnya. Deschamps pun dipercaya akan menurunkan formasi 4-2-3-1 ketika meladeni permainan Inggris nanti.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Deschamps ingin konsistensi bermain yang ditunjukkan Prancis sejauh ini dapat mengulang dominasi mereka, seperti menjadi juara Grup D setelah menyudahi perlawanan Australia, 4-1, menang atas Denmark, 2-1, dan kalah 0-1 dari Tunisia di laga terakhir penyisihan grup. Sementara di babak 16 besar, Prancis masih terlalu kuat setelah menang atas Polandia 3-1. Kemenangan itu pula yang membuat Prancis akhirnya berhak meladeni Inggris di perempat final.

Halaman
Show All
Yulianto, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan