Pelatih Portugal Ungkap Alasan Cadangkan Cristiano Ronaldo di 16 Besar Piala Dunia 2022

Pelatih Timnas Portugal Fernando Santos mengaku tak ada masalah dengan Cristiano Ronaldo, keputusannya untuk mencadangkan sang pemain di laga 16 besar Piala Dunia 2022 kontra Swiss pun murni dilatarbelakangi oleh strategi.

Diterbitkan 07 Desember 2022, 14:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dikritik Pengamat

Sebelumnya, pundit sekaligus eks pesepak bola asal Inggris Gary Neville sempat mengkritik CR7 usai dirinya tak ditunjuk sebagai starter di pertandingan melawan Swiss. Menurutnya, Ronaldo harus berhenti merajuk jika kehilangan tempat di tim utama.

“Tidak akan mengejutkan bagi saya jika dia (Ronaldo) masuk dan mencetak gol kemenangan bagi timnya. Akan tetapi, sikap pemarah dan merajuknya harus dihentikan karena itu sama sekali tidak mencerminkan dirinya dengan baik,” kata Neville.

“Warisan jangka panjangnya memang sudah ditetapkan. Dia adalah salah satu pemain terbaik sepanjang masa. Akan tetapi untuk jangka pendek, dia harus tetap melakukan tugas dengan lebih baik (agar bisa bertahan).”

“Apakah (keputusan) manajer Juventus salah? Apakah manajer Manchester United salah? Dan sekarang, apakah manajer Portugal (juga) salah? Sudah ada tiga orang yang melakukan hal sama pada (Ronaldo),” tukas dia.

Menang Tanpa Ronaldo

Tanpa Cristiano Ronaldo sebagai starter, Portugal tetap mampu mengemas kemenangan telak 6–1 atas Swiss. Kondisi ini membuktikan bahwa Selecao das Quinas tak melulu harus bergantung pada peraih Ballon d’Or lima kali.

Walau begitu, Goncalo Ramos yang menjadi pencetak hattrick di duel 16 besar Piala Dunia 2022 tetap mendukung CR7. Ia menyatakan dirinya selalu menantikan kesempatan untuk bermain berdampingan dengan eks penggawa Juventus.

“Dia adalah kapten, dia adalah pemimpin, dan kami selalu menantikan untuk bermain berdampingan dengannya,” kata Ramos selepas laga di Stadion Lusail Iconic, Lusai, Qatar, Rabu (7/12/2022) dini hari WIB seperti dikutip Fot Mob.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan