Bintang MU di Timnas Brasil Keluhkan AC Piala Dunia 2022 Bikin Masuk Angin

Antony menyebut pendingin ruangan di Qatar membuatnya dan sejumlah rekan satu timnya batuk-batuk dan tenggorokan kering.

Diterbitkan 30 November 2022, 09:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Piala Dunia Qatar 2022 menghadirkan pendingin udara (AC) raksasa di venue-venue pertandingan. Hal itu bertujuan untuk melawan suhu yang cukup panas, saat menggelar laga Piala Dunia 2022.

Suhu di Qatar rata-rata berkisar 25 derajat celcius. Dengan suhu cukup tinggi itu, pemerintah Qatar pun melengkapi tujuh dari delapan stadionnya dengan teknologi pendingin raksasa agar suhu di dalam stadion terjaga. Membuat sistem pendingin ini dengan kemampuan untuk menghemat energi dan ramah lingkungan.

Cara kerjanya dari teknologi AC Raksasa ini yaitu mendinginkan udara dari luar yang mengalir ke stadion melalui pipa yang nantinya akan dialirkan melalui grill di tribun dan nozzle di sisi lapangan yang besar.

AC raksasa bertenaga surya ini mempunyai konsep hemat energi dan ramah lingkungan, petugas mengamati dari pusat komando dan akan melakukan penyesuaian apabila memerlukannya.

Tak hanya di stadion, air conditioner (AC) atau pendingin ruangan yang terpasang di hotel. Bukan hal bagus, tapi hal ini menjadi keluhan bagi para pemain bintang salah satunya adalah winger Timnas Brasil, Antony.

Dia menyebutkan air conditioner (AC) atau pendingin ruangan yang terpasang di hotel dan stadion Piala Dunia membuatnya sakit. Antony menjadi satu dari pemain Brasil yang absen dalam sesi latihan jelang matchday kedua Grup G Piala Dunia 2022 melawan Swiss.

Bintang Manchester United (MU) itu menyebut pendingin ruangan di Qatar membuatnya dan sejumlah rekan satu timnya batuk-batuk dan tenggorokan kering.

"Sedikit kesulitan awalnya. Saya harus beradaptasi disini, sekarang saya sudah pulih dan kembali 100 persen. Itu lebih ke rasa sakit, rasa yang tak nyaman di tenggorokan. Itu gara-gara pendingin ruangan (AC)," ujarnya seperti yang dikutip dari Daily Star, Rabu (30/11/2022).

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Tidak hanya saya, pemain lain juga batuk-batuk dan mengalami masalah tenggorokan. Sangat sulit bagi saya terserang sakit, tetapi saya senang menjadi bagian dari tim ini. Kapapun butuh Antony, saya siap," tambahnya. Sementara itu, Brasil masih akan menjalani satu pertandingan terakhir Grup G melawan Kamerun pada Sabtu (3/11/2022) mendatang.

Halaman
Show All
Jefry Hutabarat, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan