Liputan6.com, Jakarta- Peran wasit pertandingan di Piala Dunia seringkali merupakan pekerjaan tanpa pamrih.
Sementara para pemain dibanjiri pujian ketika mereka melakukan pekerjaan yang luar biasa, wasit jarang dipuji karena melakukan pekerjaan mereka dengan baik.
Sebaliknya, mereka secara rutin dicerca – oleh pemain, manajer, dan penggemar karena kesalahan sekecil apa pun.
Kenyataannya adalah peran berisiko tinggi membutuhkan pengetahuan yang komprehensif tentang aturan permainan, tingkat kebugaran elit – sering kali mengharuskan mereka untuk berlari lebih dari pemain lapangan – dan kerja keras selama bertahun-tahun.
Untuk Piala Dunia 2022, FIFA telah merilis daftar 36 wasit, 69 asisten wasit, dan 24 ofisial pertandingan video yang mengawasi sistem asisten wasit video (VAR). Ini juga akan menjadi Piala Dunia pertama dengan ofisial pertandingan wanita – wasit Stephanie Frappart (Prancis), Salima Mukansanga (Rwanda), dan Yoshimi Yamashita (Jepang); asisten wasit Neuza Back (Brasil), Karen Diaz Medina (Meksiko), dan Kathryn Nesbitt (AS).
Piala Dunia 2022 Qatar juga akan melihat pengenalan Teknologi Offside Semi-Otomatis berbasis Artificial Intelligence (AI) baru. Sistem yang saat ini sedang diuji coba di babak grup Liga Champions dirancang untuk meningkatkan akurasi keputusan offside. Kamera yang dipasang di bawah atap stadion melacak semua 22 pemain yang merekam titik data dan menghitung posisi tepat mereka di lapangan.
Wasit juga akan memanfaatkan teknologi garis gawang, yang diperkenalkan selama Piala Dunia 2014 di Brasil. Sistem ini menggunakan 14 kamera berkecepatan tinggi untuk membuat animasi gambar 3D yang dapat memberi tahu wasit segera jika bola telah melewati garis.
Ini Dia Wasit yang Mewakili Asia dan Afrika
Siapa yang akan menjadi wasit Piala Dunia 2022?
AFC – Konfederasi Sepak Bola Asia
Enam wasit
10 asisten wasit
Empat ofisial pertandingan video
Abdulrahman al-Jassim (Qatar) – Pria asal Qatar berusia 35 tahun ini telah menjadi wasit FIFA sejak 2013 dan telah memimpin beberapa pertandingan papan atas. Dia bekerja sebagai ofisial VAR di Piala Dunia 2018 di Rusia. Dia juga menjadi wasit di Piala Asia AFC 2019 dan final Piala Dunia Antarklub FIFA 2019 antara Liverpool dan Clube de Regatas do Flamengo.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4842263/original/039942900_1716616217-Gorengan1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305541/original/012313500_1784796799-Screenshot_2026-07-23_151441.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673310/original/025399100_1782713964-cek_fakta_purbaya_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4220193/original/092242800_1667980528-000_328W6YL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5308673/original/064337100_1754551857-THOMAS_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312462/original/075432400_1785494670-email-attachment_2026_07_31_ariefhakim-at-klyid_prabowo-subianto-sebut-semua-negara-gagal-karena-elitnya-ribut_1000393889.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5482291/original/069866400_1769170838-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5221927/original/048236500_1747377679-75th-FIFA-Congress.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4007081/original/085437700_1650961647-20220426-PPATK-Ivan-Yustiavandana-10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5509553/original/085740900_1771730511-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776139/original/033566400_1782846347-000_B8UG2YZ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8289808/original/047207100_1782150894-Untitled.jpg)