Ia sendiri terkejut ketika mendapatkan fakta bahwa Vuvuzela menghasilkan suara empat kali lebih banyak dari yang diduganya.
“Buktinya suara yang dihasilkan sangat keras, bahkan dengan pelindung telinga sekitar 25 desibel, suara tersebut masih dapat merusak telinga dalam laga sepak bola,” katanya.
Tak mengherankan jika pemain-pemain sepak bola di Piala Dunia 2010 banyak memberikan kritik soal kehadiran Vuvuzela.
Protes
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/188474/original/img_vuvuzela-401.jpg)
“Vuvuzela ini sangat menjengkelkan. Mereka tidak berkontribusi pada atmosfer pertandingan di stadion. Penggunaannya harus dilarang,” ucap Xabi Alonso.
Adapun Spanyol berjaya pada Piala Dunia 2010. Skuad berjuluk La Roja itu menjadi juara seusai mengalahkan Belanda dalam partai final.
Timnas Spanyol membekuk Belanda berkat satu gol yang dibukukan oleh Andres Iniesta pada menit ke-116.
Sementara itu, Patrice Evra menjelaskan bahwa raungan Vuvuzela membuat timnas Perancis kesulitan tidur.
“Kami tidak bisa tidur di malam hari karena Vuvuzela. Orang-orang mulai memainkannya dari pukul 6 pagi,” kata Evra.
“Kami bahkan tidak mendengar suara satu sama lain di lapangan karena kehadiran vuvuzela,” ucapnya.
Tak hanya pemain, Asosiasi Sepakbola Jepang (JFA) mengajukan protes ke Presiden FIFA saat itu, Sepp Blatter. Melalui Motaki Inukai, presidennya JFA meminta agar FA Afrika Selatan melarang penggunaan Vuvuzela.
Narasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4193063/original/085456000_1665892947-000_DV1819511.jpg)
Tak hanya JFA, beberapa ahli di bidang kesehatan pun ikut mengomentari penggunaan vuvuzela di Piala Dunia 2010. Menurut Dr. Ruth Mc Nerney, suporter yang meniupkan vuvuzela perlu punya etika untuk tidak terlalu dekat mengingat penularan penyakit sangat bisa terjadi.
Narasi penolakan terhadap Vuvuzela tentu saja ditentang oleh suporter Afrika Selatan. Mereka dengan tegas menolak adanya pelarangan terhadap vuvuzela yang menjadi ciri khas Afrika Selatan.
Salah satu suporter Afrika Selatan, Freddie Maake, bahkan berbicara lantang terhadap narasi pelarangan tersebut. “Saya akan menjadi orang pertama yang ditangkap jika vuvuzela dilarang. Jika tidak diizinkan masuk stadion, itu berarti kami semua tidak akan masuk ke dalam” ujar Freddie dikutip dari Goal.
Freddie juga menyindir beberapa pihak yang menolak adanya vuvuzela di Piala Dunia 2010, salah satunya JFA. Freddie mengatakan, vuvuzela adalah simbol bagi masyarakat Afrika Selatan, layaknya karate di Jepang.
Banjir kritik mengenai pelarangan Vuvuzela akhirnya direalisasikan oleh FIFA. Namun, bukan saat Piala Dunia 2010, FIFA melakukannya menjelang perhelatan Piala Dunia 2014 di Brasil.
Vuvuzela jelas sangat mengganggu dengan suara berisiknya. Tindakan pelarangan diambil sebagai upaya untuk memberikan rasa nyaman bagi suporter lain maupun pemain yang sedang fokus dalam laga.
Vuvuzela yang masuk dalam benda terlarang FIFA juga berpotensi menjadi senjata yang bisa melukai. Hingga saat ini Vuvuzela dilarang di sepakbola Eropa dan beberapa cabang olahraga lainnya.
Meski begitu, karena Piala Dunia, popularitas Vuvuzela meningkat. Sejak hari pertama menjejakkan kaki di Afrika Selatan, Vuvuzela terdapat di mana-mana, bisa dibeli di hampir semua toko-toko; dari mall besar di pusat kota, sampai dijajakan oleh pedagang kaki lima di perempatan jalan.
Harga vuvuzela sendiri bervariasi mulai dari 50 rand sampai yang termahal 150 rand (Rp 60-180 ribu). Semakin banyak hiasan yang terdapat di vuvuzela, harganya semakin tinggi. Demam vuvuzela pun sudah terasa di kalangan penonton asing di Afsel. Orang-orang berkulit putih, seperti para pendukung Belanda di Stadion Soccer City, Johannesburg, juga banyak yang menenteng benda plastik panjang itu.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4088728/original/065511800_1661420826-220713_BOLA__Mencari_Raja_Dunia_di_Timur_Tengah_S2.jpg)
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333114/original/023127400_1787732360-cek_fakta_sekolah_kedinasan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333293/original/079260900_1787741088-Add_a_heading.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317863/original/052285500_1786075641-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-07T110613.668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333105/original/058967100_1787731972-Screenshot_2026-08-26_132052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/187162/original/img_fans_afsel-201.jpg)