"Saya gagal, saya salah dan saya meminta maaf sebesar-besarnya untuk itu. Tapi saya pikir sudah waktunya Rusia menjadi tuan rumah Piala Dunia dan saya tidak menyesal," kata Warner.’
“Di mana saya gagal adalah saya seharusnya memberi tahu Inggris sejak awal tentang niat saya. Saya tidak melakukan itu dan karena itu mereka dituntun untuk percaya bahwa saya mendukung mereka.”
Namun permintaan maaf Warner itu, menurut salah satu sumber yang mengetahui transaksi selama tawaran Inggris itu, dianggap sebagai 'terlalu sedikit, terlalu terlambat”.
Dia setuju untuk mendukung Inggris, memberi tahu semua orang bahwa dia mendukung Inggris dan kemudian, pada menit terakhir, dia menerima suap dari Rusia," kata sumber itu.
Inggris sendiri sangat berambisi menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018. Mereka gencar melakukan kampanye dan lobi-lobi untuk memuluskan ambisi itu. Pangeran William, Perdana Menteri Inggirs David Cameron dan mantan pemain timnas Inggris, David Beckham turun tangan memimpin hal itu.
Membual
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/887635/original/011939700_1432802773-CF_7CKCWgAAdwhF.jpg)
Salah satu pihak yang didekati adalah Warner sebagai sosok yang punya pengaruh besar di CONCACAF dengan 41 asosiasi atau pemilik suara (voter).
Warner membual tentang pertemuan mendiang Ratu Elizabeth, Pangeran William dan David Beckham.
"Saya bertemu Ratu, saya bertemu suaminya. Ratu memberiku pesawatnya untuk pergi ke Irlandia. Inggris sangat baik bagi saya.’
Mengacu pada pertemuannya dengan Pangeran William, dia berkata: "Saya tidak pernah mengatakan [kepadanya] bahwa saya akan memilih mereka. Saya berkata, tentu saja, saya akan memikirkannya dengan serius.
“Bahkan ketika tim Inggris datang ke sini [ke Trinidad] dan Beckham datang dan melakukan kursus kepelatihan dan seterusnya, mereka meminta saya untuk membuat pernyataan bahwa Jack Warner dari CONCACAF sekarang mendukung tawaran Inggris.
Saya tidak melakukannya. Saya tidak pernah membuat dukungan publik atas apa pun.’
Inggris Kalah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1787913/original/090558900_1512150054-20171202AFP_Drawing_Piala_Dunia_2018_06.jpg)
Berbicara kepada Prior Beharry dari AZPNews.com, Warner - yang dilaporkan mungkin telah menerima suap hingga $ 100 juta selama lebih dari dua dekade karirnya di puncak sepak bola - mengakui bahwa dia memberi kesan kepada Tim Inggris bahwa dia akan mendukung mereka.
'Di situlah saya salah. Saya memberi mereka kesan itu dan saya seharusnya tidak melakukannya. Dan di situlah saya keliru dan mungkin saya membayar harga untuk itu hari ini.’
Inggris kalah dalam pemungutan suara Komite Eksekutif FIFA di Zurich, Swiss, 2 Desember 2010, dan Rusia terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018. Kandidat lainnya yang tersingkir adalah Spanyol/Portugal dan Belanda/Belgia.
Dikutip dari Evening Standard, Jack Warner disebut telah menerima uang sebanyak 5 juta dolar untuk memilih Rusia sebagai tuan rumah Piala Dunia pada 2018.
Warner menyatakan dia jarang menonton pertandingan sepakbola. “Saya tidak melihat sepak bola. Saya melihat kriket. Saya seorang fanatik kriket sekarang.”
Ironisnya, dia akan mendukung Inggris saat mereka menghadapi AS di babak grup di Qatar.
“Tidak masalah bagi saya siapa yang menang, tetapi jika Anda bertanya kepada saya dua kali, saya akan memberi tahu Anda [saya mendukung] Inggris karena Amerika telah merusak saya dan keluarga.”
“Karena itu saya sedih dengan Amerika, jadi saya harap mereka tersingkir. Tapi di luar itu, saya tidak peduli.’
Dia menerima jika penggemar Inggris membencinya: 'Ya, mereka membenci saya. Tapi kebencian tidak bertahan selamanya. Suatu saat mereka harus kembali ke dunia nyata. Ketika Anda sangat membenci seseorang, hal itu cenderung memakan Anda dan itulah yang memengaruhi Anda pada akhirnya.’
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4111625/original/087453600_1659509198-220802_SPORT_Piala_Dunia_2022_S2.jpg)
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5449906/original/063102600_1766118428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-19T112523.408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/140366/original/img_warner-300511.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262583/original/036434300_1781838197-000_B7LE9YQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776146/original/063906300_1782856231-Sweden_s_Lucas_Bergvall__7__and_Yasin_Ayari__18__defend_France_s_Ousmane_Dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776154/original/033634700_1782859536-France_s_Kylian_Mbappe__10__celebrates_scoring_their_third_goal_with_Michael_Olise.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776150/original/042954000_1782857106-France_s_Kylian_Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263357/original/030094600_1781903941-063_2282397170.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776149/original/009414100_1782856874-France_s_Kylian_Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8593999/original/023505700_1782562806-ekuador.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560483/original/094482200_1782508278-000_B8GH2KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)