Sikapi Percepatan KLB PSSI, Pemerintah Diminta Hati-Hati

Mantan anggota Komite Etik FIFA, Dali Tahir kembali buka suara terkait sikap pemerintah dalam menyikapi rencana percepatan KLB PSSI.

Diperbarui 02 November 2022, 20:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Mantan Komite Etik FIFA asal Indonesia, Dali Tahir mengingatkan agar pemerintah tidak mengeluarkan pernyataan yang kontroversial terkait rencana percepatan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI. Dikhawatirkan, pernyataan yang kontroversial tersebut bisa membuat Indonesia kembali terkena sanksi dari Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA).

Diketahui sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD meminta agar Ketum PSSI Mochamad Iriawan dan jajarannya untuk segera mundur dari posisinya. Belakangan, dia meyakini Ketum PSSI dan anggota Exco akan mundur melalui KLB yang digelar paling lambat tiga bulan ke depan.

Pernyataan tersebut dilontarkan Mahfud sesuai dengan hasil rekomendasi dari Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPIF) Tragedi Kanjuruhan yang dibentuk oleh Pemerintah. “Semua harus taati aturan, taati statuta PSSI yang berasal dari konstitusi sepak bola dunia, FIFA,” kata Dali Tahir, Selasa (2/11/2022).

Dia menyatakan bahwa sudah bukan tugas Pemerintah untuk ikut campur terhadap hal tersebut. Apalagi menurutnya tugas TGIPF sendiri sudah selesai ketika penyerahan dokumen kepada Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

TGIPF itu buatan siapa? Pemerintah bukan? Jika mereka meminta kompetisi dihentikan dan meminta agar segera KLB, ya sudah selesai tugasnya. Jangan kembali melakukan intervensi dengan meminta Ketua PSSI mundur,” tandas Dali Tahir.

 

Demi Kepentingan Politik

Dali Tahir yang sudah bertahun-tahun berkecimpung di dunia sepak bola Indonesia itu mengatakan bahwa peralihan kekuasaan di PSSI kerap hanya dimanfaatkan demi kepentingan politik praktis yang justru jauh dari cita-cita untuk membangun sepakbola Indonesia menjadi lebih baik.

“Jangan cari panggung dengan mengorbankan sepak bola. Satu hal yang akan bikin rugi karena diatur-atur sama orang yang tidak paham dengan sepak bola,” tuturnya.

>Pria yang pernah menjabat sebagai Chairman Brisbane Roar FC, Australia ini justru menilai bahwa apa yang dilakukan oleh PSSI era kepemimpinan Iwan Bule sudah jauh lebih baik dari pada kepengurusan sebelumnya.

“Saya kagum dengan PSSI saat ini, oleh kepengurusan Iwan Bule itu bisa dikatakan luar biasa. Timnas Indonesia, U-20, Timnas Wanita, Futsal-nya semua ke Piala Asia. Itu kan prestasi,” kata Dali Tahir.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Defri Saefullah, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • KLB adalah Kongres Luar Biasa yang dapat digelar jika mendapat pengajuan permintaan dari Komite Eksekutif (Exco) PSSI atau dari 2/3 anggota.
    KLB adalah Kongres Luar Biasa yang dapat digelar jika mendapat pengajuan permintaan dari Komite Eksekutif (Exco) PSSI atau dari 2/3 anggota.
    KLB PSSI
  • Politikus, ilmuwan, tokoh agama. Guru Besar Tata Negara UII, mantan anggota DPR, mantan Ketua Konstitusi,
    Politikus, ilmuwan, tokoh agama. Guru Besar Tata Negara UII, mantan anggota DPR, mantan Ketua Konstitusi,
    Mahfud MD
  • FIFA merupakan badan pengendali sepak bola internasional
    FIFA merupakan badan pengendali sepak bola internasional
    FIFA
  • PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) adalah induk organisasi yang bertanggung jawab penuh atas pengelolaan sepakbola Indonesia.
    PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) adalah induk organisasi yang bertanggung jawab penuh atas pengelolaan sepakbola Indonesia.
    PSSI
  • KLB
  • Dali Tahir
  • TGIPF