Alireza Beiranvand, Dari Hidup Nomaden dan Minggat dari Rumah Hingga ke Piala Dunia

Alireza Beiranvand merupakan kiper andalan timnas Iran, perjalanan hidupnya merupakan potret perjuangan menggapai mimpi jadi kenyataan

Diterbitkan 14 Oktober 2022, 22:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pintu hati Feiz pun langsung terketuk dan memberikan kesempatan pada Alireza untuk berlatih secara gratis. Alireza juga menumpang di rumah rekannya selama dua pekan, dan melakukan pekerjaan lain untuk menghidupi dirinya.

Alireza pun harus bergabung dengan beberapa klub agar bisa mencapai mimpinya.

Penalti

Kerja kerasnya pun akhirnya membuahkan hasil. Ia mulai bersinar dan mendapatkan tempat di dalam skuat timnas Iran U-22 dan U-23 pada tahun 2013.

Alireza mencatatkan debutnya bersama timnas Iran pada 4 Januari 2015. Saat itu, Alireza debut melawan Irak dalam laga persahabatan sekaligus jelang persiapan Piala Asia 2015.

Pada laga tersebut Alireza Beiranvand hanya bermain selama 65 menit. Kendati demikian, ia berhasil membawa negaranya menang 1-0 atas Irak

Dan berkat dirinya, Iran pun sukses mendapatkan jatah bermain di Rusia 2018.

Di Piala Dunia 2018 pula Alireza yang tingginya 196 cm menjadi perhatian publik ketika melakukan penyelamatan heroik dengan menggagalkan eksekusi penalti pemain terbaik dunia, Cristiano Ronaldo.

Dalam laga yang berlangsung 26 Juni 2018 itu Iran bermain imbang dengan Portugal. Namun Iran harus tersingkir karena hanya mengoleksi empat poin saja dan berada di peringkat ketiga klasemen akhir Grup B di bawah Spanyol (5) dan Portugal (5).

Rekor Dunia

Tak hanya kehebatannya menjaga gawang Iran, Alireza juga membuat kagum dunia ketika berhasil masuk buku rekor dunia setelah mencatatkan lemparan dengan jarak sejauh 61 meter.

“Alireza dinobatkan oleh Guiness World Record sebagai pemilik lemparan terjauh dalam pertandingan sepak bola resmi,” tulis laman resmi Boavista, klub yang saat itu dibela oleh Alireza.

Klub aslinya adalah Royal Antwerp, tim asal Belgia. Alireza dipinjamkan ke klub asal Portugal tersebut selama satu musim hingga 30 Juni 2022.

Meskipun menerima penghargaan sebagai kiper dengan lemparan terjauh di pertandingan sepakbola resmi pada tahun 2021, sejatinya lemparan Alireza Alireza terjadi lima tahun sebelumnya.

Tepatnya pada 11 Oktober 2016 dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Asia yang mempertemukan Iran dan Korea Selatan.

Dalam laga penting bagi nasib Iran di Piala Dunia 2018 tersebut, Alireza Alireza berhasil melepaskan lemparan sejauh 61,66 meter atau nyaris tiga perempat lapangan. Sayangnya lemparan fantastis untuk menginisiasi serangan balik itu tidak membuahkan gol. Tembakan rekan satu timnya masih melebar di sisi kanan tiang gawang.

Meski demikian, Iran berhasil meraih kemnangan 1-0 atas Korea Selatan berkat gol tunggal yang dicetak oleh Sardar Azmoun pada menit ke-25.

Tampaknya rekor dunia yang dimiliki oleh Alireza Alireza ini akan bertahan lama. Pasalnya, sedikit sekali kiper yang memiliki kemampuan istimewa seperti dirinya.

"Saya mengalami banyak kesulitan untuk membuat mimpi saya menjadi nyata, tapi saya tidak punya niatan untuk melupakan mereka, sebab mereka yang membuat saya menjadi seperti sekarang," pungkasnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Yo Kavya, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan