Indonesia Berduka Akibat Tragedi Kanjuruhan Malang, Luis Milla: Semoga Tidak Terjadi Lagi

Pelatih Persib Bandung Luis Milla turut bereaksi menyusul tragedi Arema di Stadion Kanjuruhan. Melalui unggahan di laman Instagram-nya, juru taktik yang pernah membela Barcelona dan Real Madrid itu menyampaikan belasungkawa kepada korban.

Diperbarui 02 Oktober 2022, 22:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Instruksi Presiden

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo siang ini juga menginstruksikan agar kompetisi sepak bola kasta tertinggi, Liga 1 2022/2023, dihentikan sementara. Keputusan itu disampaikan dalam keterangan pers di Istana Bogor pada Minggu (2/10/2022).

Jokowi meminta Menpora, Kapolri, dan Ketua Umum PSSI melakukan evaluasi menyeluruh tentang pelaksanaan pertandingan serta prosedur pengamanan di laga sepak bola. Menurutnya, kompetisi masih akan vakum sampai evaluasi selesai dilaksanakan.

“Saya telah perintahkan kepada Menpora, Kapolri, dan Ketua Umum PSSI untuk melakukan evaluasi menyeluruh tentang pelaksanaan pertandingan sepak bola dan juga prosedur pengamanan penyelenggaraannya,” ujar Presiden Jokowi pada Minggu (2/10/2022).

“Khusus kepada Kapolri, saya minta melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini. Untuk itu, saya juga memerintahkan PSSI agar menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilaksanakan.”

Kronologi Kejadian

Salah seorang suporter yang selamat dari kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Rezqi Wahyu, menceritakan detik-detik kejadian mencekam tersebut melalui Twitter.

Kerusuhan bermula dari satu orang Aremania di tribun selatan yang nekat masuk ke lapangan dan mendekati pemain Sergio Silva dan Adilson Maringa. Sang suporter mencoba memberikan motivasi dan kritik terhadap penggawa Arema itu.

Aksi ini lantas diikuti beberapa pendukung Singo Edan lain yang masuk ke lapangan guna meluapkan kekecewaannya. Jumlah suporter kian banyak dari berbagai sisi stadion. Mereka pun mulai bertindak agresif dengan melemparkan benda-benda ke lapangan.

Aparat keamanan berupaya memukul mundur suporter di sisi selatan dengan tameng dan pentungan. Namun, pendukung dari sisi utara justru menyerang ke arah aparat. Alhasil, situasi tak kondusif terjadi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan