Berbagai Macam Strategi Menyerang di Permainan Sepak Bola, Apa Saja?

Sepak bola termasuk ke dalam permainan bola besar yang dimainkan dengan tujuan menendang bola sebanyak-banyaknya ke gawang lawan. Demi mencapai kemenangan setiap tim perlu menyusun strategi permainan.

Diterbitkan 03 Oktober 2022, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Melalui pemain depan inilah pola gerakan mengoper secara cepat akan tercipta. Dengan begitu, bola yang telah ditendang akan berpeluang besar untuk mengarah lebih dekat ke gawang lawan.

Umumnya, pemain akan menggunakan kaki bagian dalam saat melakukan pola penyerangan ini, karena bola bergulir di atas rumput dengan arah gerakan yang terarah.

Pola Menyerang Umpan Panjang

Pola pertahanan yang rapat dan kuat akan sulit ditembus oleh lawan. Namun, pola pertahanan ini tentu saja memiliki celah untuk dibobol.

Pola menyerang umpan panjang dapat membobol benteng pertahanan lawan dengan cara menggiring bola dengan maksud tujuan memancing lawan dari sistem pertahanannya.

Begitu ada peluang dari pemain penyerang di depan yang berada di posisi sedikit kosong, mulailah untuk memberikan umpan panjang kepada penyerang.

Dilansir melalui buku Meningkatkan Kebugaran Tubuh Melalui Permainan & Olahraga Sepak Bola, bola dari lapangan belakang digiring ke samping kanan dan ke samping kiri. Kemudian, dioper ke pemain tengah sambil digiring ke kanan dan ke kiri.

Setelah berhasil dioper, bola ditendang secara panjang ke depan mengarah ke penyerang yang siap menerima bola. Namun, tendangan itu harus dilakukan dengan sekali sentuhan tendangan atau dua sampai tiga kali sentuhan barulah bola bisa ditendang ke gawang lawan.

Pola Menyerang Kombinasi

Dalam permainan sepak bola setiap tim tentu menyiapkan pola pertahanan yang kuat dari masing-masing pemain, terutama pemain belakang. Namun, pola pertahanan kuat pun dapat diterobos oleh pola penyerangan kombinasi.

Dimana pemain dapat mengkombinasikan pola penyerangan umpan pendek dan panjang. Dengan begitu, sebuah tim mempunyai peluang besar untuk membongkar pertahanan lawan.

Pola penyerangan kombinasi dapat dilakukan dengan cara menendang jauh bola dari kiper ke depan dan mengarah ke posisi pemain yang berada di lapangan tengah.  

Seorang pemain tengah yang menerima bola akan memainkan bola dengan cara mengumpan pendek di tengah lapangan untuk menarik perhatian lawan.

Ketika pemain lawan maju ke tengah lapangan, pemain tengah harus cepat mengumpan panjang bola ke pemain depan. Dihadapkan dalam situasi seperti ini tentu saja membuat tim lawan berusaha merebut bola.

Maka dari itu, pemain harus sigap mengumpan pendek bola ke arah pemain yang berada di tengah dengan peluang ruang tembakan yang cukup besar.

Dari sanalah, peluang bola untuk ditendang ke arah gawang lawan akan tercipta, sehingga tim memiliki kesempatan menjebol gawang lawan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Haya Aulia, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan