Kenali Tujuan dan Serba-Serbi UEFA Nations League

UEFA Nations League merupakan kompetisi sepak bola yang diikuti oleh timnas senior negara-negara Eropa.

Diterbitkan 22 September 2022, 23:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Namun, setelah mengalami perkembangan, kompetisi UEFA Nations League kembali dirancang dengan maksud tujuan menggantikan laga persahabatan dengan pertandingan yang kompetitif.

Salah satu sosok penting yang mengubah rancangan ini adalah Gianni Infantino, kala itu dirinya menjabat sebagai Sekjen UEFA.

Kompetisi ini memberikan ruang sekaligus peluang bagi mereka, tim yang kurang populer untuk bisa berpartisipasi.

Selain itu, negara-negara resmi anggota UEFA dapat berlaga bersama tim lain dengan kekuatan yang setara samanya.

Format Pertandingan UEFA Nations League

Dilansir melalui The Guardian, UEFA Nations League diikuti oleh 55 timnas dari negara Eropa yang akan dibagi ke dalam empat divisi atau yang disebut dengan liga, yaitu A, B, C dan D.

Liga A, B, dan C akan diisi oleh masing-masing 16 tim yang kemudian dibagi lagi menjadi empat grup. Sedangkan, Liga D diikuti oleh tujuh tim yang dipecah menjadi dua grup.

Dilansir melalui laman resmi UEFA, empat pemenang grup dari Liga A peringkat teratas akan lolos ke putaran final. Untuk pemenang grup di Liga B, C dan D akan mendapatkan promosi.

Selain itu, bagi mereka yang berada pada urutan terbawah grup di Liga A, B, dan C akan terdegradasi ke liga yang lebih rendah.

Anthem dan Trofi UEFA Nations League

Trofi dan anthem untuk UEFA Nations League pertama kali dipamerkan pada saat sesi pengundian fase liga 2018/2019 di Lausanne, Swiss.

Trofi UEFA Nations League ditampilkan di atas panggung oleh Presiden UEFA, Aleksander Eferin sebelum pengundian berlangsung. Trofi ini mewakili 55 asosiasi anggota resmi UEFA dan terbuat dari perak murni dengan jumlah massa seberat 7,5 kg dengan tinggi 71 cm.

Sedangkan, anthem resmi UEFA Nations League dibuat bersama dengan Radio Philharmonic Orchestra and Choir asal Belanda.

Lagu resmi untuk turnamen ini dinyanyikan dalam Bahasa Latin yang dipadupadankan dengan komponen musik klasik dan elektronik. Giorgio Tuinfort dan Franck van der Heijden berperan penting sebagai komposer atas terciptanya lagu kebangsaan ini.

Lagu kebangsaan UEFA Nations League akan diputar saat para pemain mulai memasuki lapangan pertandingan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Haya Aulia, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan