Teknologi Bantu Tugas Sang Pengadil di Piala Dunia 2022 Qatar

Di Piala Dunia 2022, tugas sang pengadil lapangan akan sedikit lebih ringan karena FIFA melakukan penambahan fitur lain ke gudang teknologi wasit.

Diperbarui 12 September 2022, 22:18 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jika tidak ada yang lain, itu akan menambah elemen intrik lebih lanjut ke turnamen yang sudah unik dalam banyak hal.

Sensor Bola

Sistem baru ini memiliki 12 kamera stadion yang akan melacak posisi bola dan masing-masing pemain, termasuk 29 titik data berbeda pada anggota badan dan ekstremitas masing-masing pemain.

Selain itu, bola yang dilengkapi dengan sensor gerak bakal digunakan di setiap pertandingan, yang mana akan mengirimkan data langsung tentang posisi pemain saat ditendang.

FIFA meyakini SOAT akan membantu ofisial pertandingan membuat keputusan yang lebih cepat dan lebih akurat pada putusan offside.

“VAR telah memiliki dampak yang sangat positif pada sepak bola dan kita dapat melihat bahwa jumlah kesalahan besar telah berkurang secara dramatis. Kami berharap teknologi offside semi-otomatis dapat membawa kami selangkah lebih maju,” kata Ketua Komite Wasit FIFA, Pierluigi Collina.

Menurut ESPN, sistem baru harus memangkas waktu rata-rata yang diperlukan untuk membuat keputusan offside VAR dari 70 detik menjadi 25 detik.

Uji Coba

Sebelumnya, FIFA sudah melakukan uji coba di berbagai kesempatan seperti Arab Cup 2021 serta Piala Dunia Antarklub edisi 2021. Berkat teknologi canggih ini, ofisial pertandingan dapat membantu membuat keputusan offside yang lebih akurat.

Semua detail tentang pengaturan teknologi offside semi-otomatis dan teknologi bola yang terhubung telah dipresentasikan kepada tim yang lolos ke Piala Dunia FIFA 2022 di Doha pada 4 dan 5 Juli.

Dampak Positif

Pierluigi Collina, ketua Komite Wasit FIFA. mengatakan VAR telah memiliki dampak yang sangat positif bagi sepak bola jumlah kesalahan besar telah berkurang secara dramatis dalam keputusan wasit.

Collina berharap pihaknya dapat melangkah lebih maju dari sebelumnya dengan adanya teknologi offside semi-otomatis

"Kami berharap teknologi offside semi-otomatis dapat membawa kami selangkah lebih maju. Kami menyadari terkadang proses memeriksa kemungkinan offside memakan waktu terlalu lama, dan teknologi ini menjadi solusi," jelas Collina.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Muhammad Yanto, AY YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan