Cetak Sejarah Lampaui Casey Stoner, Rekor Francesco Bagnaia Belum Ada Apa-apanya di Era MotoGP

Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia memenangkan MotoGP San Marino 2022 di Misano, Minggu (4/9/2022). Kesuksesan tersebut membawa namanya masuk buku sejarah.

Diperbarui 05 September 2022, 18:43 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Misano - Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia memenangkan MotoGP San Marino 2022 di Misano, Minggu (4/9/2022). Kesuksesan tersebut membawa namanya masuk buku sejarah.

Bagnaia membukukan empat kemenangan beruntun setelah sebelumnya jadi yang tercepat di Belanda, Inggris, dan Austria.

Sosok asal Italia itu melampaui rekor Casey Stoner di Ducati. Stoner sebelumnya maksimal mencatat tiga kemenangan beruntun.

Pada 2007, Stoner berjaya di Amerika Serikat, Republik Ceko, dan San Marino. Setahun berselang, satu-satunya juara dunia dari Ducati itu membukukan hattrick usai menduduki podium tertinggi di Inggris, Belanda, dan Jerman.

"Meraih empat kemenangan beruntun sungguh luar biasa. Saya sangat gembira," kata Bagnaia usai balapan, dilansir situs resmi MotoGP.

Performa positif ini juga memperbesar peluang Bagnaia menjadi juara dunia MotoGP 2022. Kini dia hanya tertinggal 30 angka dari Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) dengan kompetisi menyisakan enam seri.

Meski jadi pemilik rekor di Ducati, capaian Bagnaia ternyata tidak ada apa-apanya di buku rekor keseluruhan.

Di era MotoGP, pembalap dengan kemenangan terpanjang adalah Marc Marquez. Dia berjaya di 10 seri berturut-turut pada musim 2014.

Sementara kemenangan beruntun terlama sepanjang masa dibukukan pembalap legendaris Italia Giacomo Agostini. Dia menduduki podium tertinggi di 35 balapan pada musim 1968-1969.

 

Jalan Balapan MotoGP San Marino

Jack Miller berhasil menjaga posisi terdepan saat start. Dia sulit digoyahkan pembalap lainnya termasuk pembalap Gresini Ducati Enea Bastianini yang ada di belakangnya.

Namun sayang, Miller malah crash di lap kedua. Ini membuat Miller tercecer ke posisi 19 tapi untung masih bisa melanjutkan.

Bastianini pun memimpin, tapi Bagnaia berhasil menyodok ke posisi pertama di lap ketiga. Dia sukses lewati Bastianini dengan mulus.

Setelah 10 lap berlalu, posisi terdepan Bagnaia belum tergoyahkan. Dia dibuntuti Maverick Vinales posisi dua dan Bastianini ketiga.

Luca Marini, Fabio Quartararo ,dan Aleix Espargaro juga belum beranjak dari posisi empat, lima dan enam. Sedangkan Andrea Dovizioso yang menjalani balapan terakhirnya ada di posisi ke-12.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Posisi enam besar masih tak berubah hingga lap ke-16. Persaingan ketat antara Bastianini dan Marini yang berebut posisi 3. Bastianini akhirnya berhasil menyalip Vinales di posisi dua pada lap ke-20. Dia pun berjarak 0,626 detik dari Bagnaia di posisi pertama. Bastianini makin dekati Bagnaia di lap ke-22. Dia pun hanya berarak 0,208 detik saja dari pembalap asal Italia itu. Sedangkan Quartararo dan Espargaro masih tertahan di posisi lima dan enam. Espargaro berjarak 1,607 detik dari Quartararo. Jelang finis di dua lap terakhir, Quartararo berusaha merebut posisi empat dari Marini tapi gagal. Sedangkan Bagnaia hanya unggul tipis dari Bastianini jelang finis. Kedua pembalap hanya berjarak 0,034 detik saja.

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan