Liputan6.com, Jakarta - Lantai parket untuk hunian minimalis dapat menjadi pilihan menarik karena mampu menghadirkan kesan hangat sekaligus membuat ruangan terlihat lebih berkarakter. Namun, memilih parket tidak cukup hanya berdasarkan warna atau motif yang terlihat cantik di katalog. Jenis material, ukuran, kondisi ruangan, hingga teknik pemasangan perlu diperhatikan agar lantai tetap nyaman dan tidak cepat bermasalah.
Menurut National Wood Flooring Association (NWFA) dalam publikasi teknisnya tentang Wood Flooring Installation Guidelines, pemasangan parket perlu memperhatikan kondisi permukaan dasar, tingkat kerataan, serta kelembapan lantai dan material kayu. NWFA juga menekankan bahwa pola parket sebaiknya ditata secara seimbang dengan mempertimbangkan bentuk dan elemen penting di dalam ruangan.
Hal tersebut menunjukkan bahwa parket bukan sekadar elemen dekorasi. Kayu merupakan material yang dapat merespons perubahan kelembapan dengan mengalami pemuaian dan penyusutan. Penelitian mengenai perilaku kayu terhadap air juga menjelaskan bahwa penyerapan dan pelepasan kelembapan dapat menyebabkan perubahan dimensi pada kayu. Karena itu, pemilihannya perlu disesuaikan dengan karakter hunian agar tampilan minimalis tetap rapi sekaligus fungsional.
Advertisement
Mengenal Lantai Parket dan Jenis-Jenis Materialnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318376/original/066171500_1786094093-1.jpg)
Parket solid, engineered, dan alternatif motif kayu
Parket pada dasarnya merupakan lantai berbahan kayu atau material berbasis kayu yang disusun menjadi pola tertentu. Berbeda dari lantai kayu berbentuk papan panjang biasa, parket memungkinkan potongan-potongan material disusun membentuk pola geometris seperti herringbone, chevron, brick pattern, hingga pola kotak. Variasi materialnya pun cukup luas, mulai dari kayu solid, engineered wood, sampai material yang hanya memberikan tampilan menyerupai kayu.
Kayu solid dibuat dari satu jenis kayu secara utuh sehingga karakter serat dan warnanya sangat terasa. Sementara itu, engineered wood tersusun atas beberapa lapisan dengan lapisan atas berupa kayu sehingga memiliki karakter yang berbeda dari kayu solid. Better Homes & Gardens menjelaskan bahwa engineered wood cenderung lebih stabil secara dimensional dibanding kayu solid karena konstruksi berlapisnya membantu mengurangi pergerakan material.
Kenali karakter material sebelum menentukan pilihan
Untuk hunian minimalis, pemilihan material sebaiknya mempertimbangkan lokasi pemasangan dan kondisi ruangan. Parket kayu solid dapat memberikan kesan natural dan dapat bertahan lama jika dirawat dengan tepat, tetapi membutuhkan perhatian lebih terhadap kelembapan dan perubahan kondisi lingkungan. Engineered wood dapat menjadi alternatif ketika dibutuhkan material yang lebih stabil.
NWFA sendiri menekankan pentingnya mengevaluasi material kayu sekaligus subfloor atau lantai dasar sebelum pemasangan. Artinya, jenis parket sebaiknya tidak dipilih secara terpisah dari kondisi rumah. Jika lantai dasar memiliki persoalan kelembapan atau kerataan, memilih material premium sekalipun belum tentu menghasilkan lantai yang awet.
Advertisement
Keunggulan dan Kekurangan Lantai Parket
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318377/original/074118300_1786094093-2.jpg)
Keunggulan parket untuk hunian minimalis
Salah satu daya tarik utama parket adalah kemampuannya memberikan kesan hangat pada ruangan. Warna dan serat kayu juga relatif mudah dipadukan dengan berbagai gaya interior, termasuk minimalis, Japandi, Scandinavian, modern, hingga klasik kontemporer. Pola geometrisnya dapat menjadi aksen visual sehingga ruangan tidak membutuhkan terlalu banyak dekorasi tambahan.
Parket juga dapat memberikan tampilan yang lebih berkarakter dibandingkan lantai polos. Menurut NWFA, pola parket yang berulang sebaiknya dirancang secara seimbang terhadap ruang agar hasil akhirnya terlihat proporsional. Karena itu, keunggulan parket bukan hanya terletak pada material kayunya, tetapi juga pada kemampuan pola lantai membentuk suasana ruangan.
Kekurangan parket yang jangan diabaikan
Di balik tampilannya yang menarik, parket membutuhkan pemasangan yang lebih presisi. Pola seperti herringbone dan chevron memiliki banyak sambungan sehingga kesalahan kecil pada bagian awal dapat memengaruhi susunan berikutnya. Selain itu, kayu memiliki respons terhadap kelembapan sehingga kondisi lingkungan harus diperhatikan.
NWFA menyebutkan bahwa pemeriksaan kelembapan pada material lantai kayu dan subfloor merupakan bagian penting sebelum pemasangan. Jadi, jangan langsung memasang parket ketika lantai dasar masih lembap, tidak rata, atau belum memenuhi persyaratan produk. Faktor perawatan juga perlu diperhitungkan karena lantai kayu perlu dijaga dari kelembapan berlebihan dan goresan.
Cara Menentukan Ukuran Parket agar Sesuai dengan Proporsi Ruangan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318378/original/082539100_1786094093-3.jpg)
1. Sesuaikan ukuran dengan luas ruangan
Ukuran potongan parket sebaiknya disesuaikan dengan luas ruangan. Pada ruang yang relatif luas, ukuran potongan yang lebih besar dapat membantu pola terlihat jelas dan tidak terlalu ramai. Sebaliknya, pada ruang kecil, potongan yang lebih sederhana dapat membuat visual lantai terasa lebih ringan.
Architectural Digest juga mencatat bahwa lebar papan lantai dapat memengaruhi tampilan ruang, sehingga pemilihannya perlu disesuaikan dengan ukuran dan gaya interior. Prinsip tersebut juga relevan ketika memilih komponen parket karena ukuran setiap potongan akan memengaruhi skala pola secara keseluruhan.
2. Perhatikan arah susunan pola
Ukuran parket bukan satu-satunya hal yang menentukan hasil akhir. Arah pemasangan juga dapat memengaruhi persepsi terhadap panjang atau lebar ruangan. Pola memanjang bisa membantu memberikan penekanan arah tertentu, sementara pola geometris yang sangat rapat dapat menjadi titik perhatian.
NWFA menyarankan penggunaan metode center-layout untuk membantu menentukan garis awal pada lantai parket sehingga pola dapat diseimbangkan dengan elemen arsitektur yang penting. Karena itu, tentukan arah pola sebelum seluruh material dipasang.
3. Hitung area dan kebutuhan potongan
Sebelum membeli, ukur panjang dan lebar area pemasangan. Jangan hanya menghitung berdasarkan luas bersih karena pemasangan parket membutuhkan potongan di bagian tepi dan beberapa material mungkin perlu disesuaikan dengan bentuk ruangan.
Architectural Digest menyarankan menambahkan sekitar 5 persen dari luas lantai sebagai cadangan untuk kebutuhan pemotongan. Namun, kebutuhan cadangan dapat berbeda tergantung pola, bentuk ruangan, dan rekomendasi produsen. Pola yang lebih rumit umumnya membutuhkan perencanaan potongan yang lebih cermat.
4. Cocokkan ukuran dengan pola parket
Herringbone, misalnya, menggunakan potongan yang disusun dengan arah saling tegak lurus, sedangkan chevron membentuk pertemuan garis yang menyerupai huruf V. Semakin rumit pola yang digunakan, semakin penting konsistensi ukuran setiap potongan.
Panduan instalasi parket dari Wood Flooring Association juga menekankan pentingnya kondisi subfloor yang rata sebelum pemasangan. Ukuran material yang konsisten dan permukaan dasar yang baik akan membantu sambungan antarpotongan terlihat lebih presisi.
5. Pertimbangkan tinggi lantai dan pintu
Ketebalan parket juga perlu diperhitungkan, terutama ketika dipasang di rumah yang sudah memiliki pintu, kusen, atau transisi menuju ruangan lain. Penambahan lapisan lantai dapat membuat daun pintu sulit dibuka jika jaraknya terlalu rendah.
Panduan pemasangan kayu dari NWFA menempatkan kondisi subfloor sebagai bagian penting dari perencanaan pemasangan. Karena itu, sebelum membeli parket, ukur bukan hanya luas ruangan, tetapi juga kondisi ketinggian lantai dan area pertemuan dengan ruang lain.
Advertisement
Cara Memasang Parket agar Rapi dan Tahan Lama
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318379/original/088472800_1786094093-4.jpg)
Pastikan subfloor benar-benar siap
Langkah pertama bukan memasang parket, melainkan memastikan lantai dasar siap. Subfloor perlu memiliki permukaan yang bersih, kering, kokoh, dan cukup rata. Permukaan yang bergelombang dapat membuat hasil pemasangan tidak presisi, sedangkan kelembapan berlebih berpotensi memengaruhi material kayu.
NWFA menyebutkan standar kerataan tertentu untuk pemasangan parket dan meminta kondisi kelembapan subfloor serta material kayu diperiksa terlebih dahulu. Panduan Wood Flooring Association juga mensyaratkan subfloor yang kokoh, bersih, kering, dan rata sebelum pemasangan.
Biarkan material beradaptasi dengan ruangan
Material kayu sebaiknya tidak langsung dipasang setelah baru dibawa ke rumah. Kayu perlu diberi kesempatan beradaptasi dengan kondisi lingkungan tempat pemasangan. Durasi adaptasi dapat berbeda berdasarkan jenis produk dan petunjuk produsen.
Wood Flooring Association mencantumkan waktu aklimatisasi setidaknya 72 jam untuk produk tertentu sebelum pemasangan, dengan material disimpan dalam kondisi yang sesuai. Langkah ini penting karena kayu dapat mengalami perubahan dimensi akibat perubahan kelembapan.
Tentukan garis tengah dan pola terlebih dahulu
Setelah subfloor siap, tentukan garis acuan sebelum menempelkan potongan parket. Untuk pola geometris, bagian awal sangat menentukan karena kesalahan kecil dapat membuat sambungan semakin bergeser ketika pola diteruskan.
NWFA merekomendasikan metode center-layout untuk membantu menyeimbangkan pola parket terhadap ruang. Adhesive yang digunakan juga sebaiknya sesuai dengan rekomendasi produsen parket dan metode pemasangan yang dipilih.
Berikan ruang ekspansi di bagian tepi
Kayu dapat mengalami perubahan dimensi karena kondisi lingkungan. Oleh sebab itu, bagian tepi lantai tidak sebaiknya dibuat benar-benar berhimpitan dengan dinding tanpa memperhatikan ketentuan produk.
Panduan NWFA mencantumkan kebutuhan ruang ekspansi di sekeliling perimeter dan objek vertikal untuk pemasangan parket tertentu. Besarnya celah perlu mengikuti spesifikasi material dan rekomendasi produsen karena setiap produk dapat memiliki persyaratan berbeda.
Tips Memadukan Warna dan Motif Parket di Setiap Model Hunian
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318380/original/094928500_1786094093-5.jpg)
Minimalis modern: pilih warna kayu terang dan pola sederhana
Hunian minimalis modern cocok menggunakan parket dengan warna natural terang seperti oak muda atau warna kayu dengan undertone netral. Motif herringbone berukuran tidak terlalu kecil dapat menjadi aksen tanpa membuat lantai terlihat berlebihan.
Konsep tersebut sejalan dengan prinsip desain parket yang menempatkan pola sebagai bagian dari keseluruhan ruang. NWFA menyarankan pola parket dibuat seimbang terhadap ruang dan elemen arsitekturnya. Jadi, semakin sederhana furniturnya, semakin leluasa lantai digunakan sebagai elemen visual.
Japandi: kombinasikan warna kayu natural dan furnitur sederhana
Gaya Japandi dapat dipadukan dengan parket berwarna natural, beige, atau cokelat muda. Pilih serat kayu yang terlihat alami dan tidak terlalu kontras agar lantai menyatu dengan furnitur berbahan kayu, rotan, linen, atau material bertekstur lembut.
Kayu secara alami memberikan karakter visual yang kuat sehingga tidak membutuhkan banyak elemen dekoratif tambahan. Prinsip ini juga membantu menjaga pola parket tetap menjadi bagian dari komposisi ruangan, bukan mengambil alih seluruh perhatian.
Scandinavian: gunakan parket pucat untuk menciptakan kesan lapang
Untuk interior Scandinavian, parket berwarna terang dapat dipilih untuk mempertahankan kesan bersih dan lapang. Warna seperti putih kayu, ash, atau oak terang dapat dipadukan dengan furnitur putih, abu-abu, krem, dan aksen kayu natural.
Ukuran dan arah susunan tetap harus diperhatikan. Seperti dijelaskan dalam panduan NWFA, pola yang berulang perlu ditata secara seimbang di dalam ruang. Dengan demikian, lantai terang tetap terlihat rapi meskipun menggunakan motif geometris.
Industrial: padukan warna kayu medium dengan elemen gelap
Hunian industrial dapat menggunakan parket dengan warna cokelat medium hingga gelap untuk memberikan kontras terhadap beton ekspos, logam, dan furnitur berwarna hitam. Motif yang tidak terlalu rumit dapat menjaga kesan maskulin dan fungsional.
Material kayu juga dapat menjadi penyeimbang bagi permukaan keras seperti beton atau logam. Namun, jangan memilih motif yang terlalu ramai apabila ruangan sudah memiliki banyak tekstur karena pola lantai dapat membuat komposisi visual terasa penuh.
Klasik kontemporer: pilih motif herringbone atau chevron
Untuk rumah bergaya klasik kontemporer, herringbone dan chevron dapat menjadi pilihan karena pola geometrisnya memberikan kesan elegan. Warna walnut, cokelat hangat, atau oak medium dapat dipertimbangkan apabila ingin menciptakan suasana yang lebih formal.
Karena pola tersebut membutuhkan ketelitian pemasangan, perencanaan layout menjadi bagian penting. Panduan pemasangan parket profesional juga menyebutkan bahwa pemasangan pola parket membutuhkan pengukuran dan presisi yang lebih tinggi dibandingkan lantai papan biasa.
Hunian kecil: pilih warna terang dengan motif yang tidak terlalu padat
Untuk rumah berukuran kecil, warna parket terang dapat membantu menjaga kesan visual tetap ringan. Pilih pola dengan skala yang sesuai dan hindari terlalu banyak kombinasi warna pada lantai agar ruangan tidak terlihat sesak.
Pada akhirnya, lantai parket sebaiknya dipilih berdasarkan perpaduan antara material, ukuran, kondisi ruangan, pola, dan kemampuan perawatannya. Memahami karakter kayu dan mengikuti petunjuk pemasangan produsen menjadi langkah penting agar tampilan yang didapat tidak hanya menarik saat baru dipasang, tetapi juga tetap nyaman digunakan dalam jangka panjang.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Panduan Memilih Lantai Parket
1. Apakah parket cocok untuk rumah minimalis?
Cocok. Pilih warna natural, ukuran yang proporsional, dan motif yang tidak terlalu ramai agar lantai tetap menyatu dengan konsep minimalis.
2. Apa jenis parket yang paling tahan lama?
Ketahanan bergantung pada material, kualitas produk, finishing, kondisi ruangan, pemasangan, dan perawatan. Kayu solid dapat memiliki usia pakai panjang jika dirawat dengan tepat.
3. Apakah parket bisa dipasang di atas beton?
Bisa untuk jenis dan sistem pemasangan tertentu, tetapi kondisi beton harus memenuhi persyaratan kelembapan dan kerataan yang ditentukan produsen.
4. Mengapa parket harus diberi celah di bagian tepi?
Celah membantu mengakomodasi perubahan dimensi material kayu akibat kondisi lingkungan. Ukuran celah mengikuti jenis produk dan petunjuk pemasangan.
5. Mana yang lebih cocok, herringbone atau chevron?
Keduanya dapat digunakan untuk hunian minimalis. Herringbone memberikan pola zig-zag dengan susunan potongan saling bertemu tegak lurus, sedangkan chevron menghasilkan garis berbentuk V.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4529326/original/039044100_1691417008-IMG_4489.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318452/original/095120500_1786096948-Screenshot_2026-08-07_170145.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308116/original/010825900_1785129339-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-27T121435.797.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318374/original/009601500_1786093894-41744f27-a150-434b-8566-1ae28ff5b272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5165735/original/038221900_1742194452-Buah_Alpukat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318327/original/074074500_1786091960-HL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318285/original/048933800_1786090875-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4947695/original/031236500_1726722294-pexels-claud-lina-1891016-3523107.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318382/original/033453500_1786094286-Gemini_Generated_Image_nvznmonvznmonvzn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539952/original/084695600_1774670964-Rumah_Atap_Mansard_Minimalis__Cocok_untuk_Pasangan_yang_Baru_Menikah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318319/original/006400500_1786091344-Mencuci_Handuk_Mandi_dan_Lap_Dapur.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579911/original/006011300_1778119843-Hangat___Natural__Krem___Cokelat_Tua.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318301/original/002498200_1786091176-de83d57f-ef81-4298-a592-a82921b13539.jpg)