Sukses

Tim Esports Indonesia Morph GGG Ikut Turnamen PUBG Mobile di Arab Saudi

Liputan6.com, Jakarta- Tim esports Morph GGG akan mengikuti turnamen PUBG Mobile World Invitation 2022 atau PMWI di Riyadh, Arab Saudi. Persiapan matang sudah dilakukan demi mengharumkan nama Indonesia. Morph GGG juga memperhatikan kondisi para atletnya.

PUBG Mobile World Invitation 2022 rencananya berlangsung pada 11 sampai 20 Agustus 2022. Di Arab Saudi, Morph GGG akan menurunkan Fajar, Rocky, Frenzzy dan Zaay. Mereka berempat kemampuannya telah terbukti di kancah kompetisi internasional.

Morph GGG juga didukung oleh Ranandy “Nandy” Tri Putra sebagai pelatih, juga Isfan “Isfantasea” Satria Wijaya, Head of Esports Morph GGG yang namanya sudah cukup disegani di panggung internasional.

Menghadapi PUBG Mobile World Invitation 2022 yang sudah di depan mata, Morph GGG mengenjot persiapan dengan menjalani berbagai macam latihan dan ujicoba agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal di kompetisi tersebut.

Manajemen Morph GGG juga memperhatikan kondisi kesehatan atlet esports andalannya. Maklum saja pandemi virus corona Covid-19 masih ada meski sudah mulai mereda di berbagai penjuru dunia.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Jaga Kesehatan

Morph GGG mengambil langkah bekerjasama dengan Getwell Indonesia, sebagai salah satu platform kesehatan terpilih dari Kemenkes. Kolaborasi ini mempersiapkan program khusus yang diharapkan dapat meningkatkan performa para atlet esports dari Morph GGG selama kompetisi di Riyadh, Arab Saudi.

“Kami ingin agar kompetensi tim Morph GGG semakin bertambah dengan lebih kompak dan fokus selama kompetisi nantinya. Oleh karena itu, kami berharap dengan adanya kerjasama dengan Getwell Indonesia ini bisa mewujudkan semua hal tersebut nantinya," tutur Isfan Satria Wijaya selaku Head of Esports Morph GGG.

3 dari 3 halaman

Dokter

“Kami sadar bahwa atlet esports pun memiliki tingkat resiko cedera sama besarnya dengan atlet olahraga lainnya. Seperti cedera otot pada lengan ataupun metabolisme tubuh yang kurang teratur sehingga beresiko pada penyakit cardiovaskular. Oleh karena itu, kami sudah mempersiapkan paket program yang khusus dipersiapkan bagi para atlet esports ataupun yang memiliki kondisi serupa dengan para atlet esports ini," kata Andrey R. Hidayat selaku CEO Getwell Indonesia.

“Fokus kami adalah memberikan pelatihan untuk fisik dan juga untuk mental, harapannya agar para atlet esports ini akan siap baik secara fisik mereka sehingga bisa mempunyai daya stamina lebih optimal, dan juga dari sisi mental yang akan berpengaruh pada semangat kompetisi mereka sehingga diharapkan mereka lebih ready dalam berkompetisi dengan para atlet esports internasional nanti di Riyadh, Arab Saudi”, tambah dr. Ali Azhar, selaku ahli kesehatan dan dokter dari Getwell Indonesia.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS