Honey Shot dan Nasib Suporter Cantik Piala Dunia

FIFA akan melarang kameraman menyorot suporter perempuan yang cantik. Akankah itu bisa diberlakukan, dan wajah cantik menghilang dari tiga perempat layar televisi?

Diterbitkan 10 Agustus 2022, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Warganet menilai album itu merendahkan suporter sepak bola perempuan. Mereka mempertanyakan mengapa foto-foto yang dipublikasikan hanya menampilkan suporter wanita. Agensi foto tersebut pun dinilai menempatkan perempuan hanya sebagai pemanis saat pertandingan sepak bola.

Akhirnya Getty Images menghapusnya, sembari menjelaskan bahwa ada banyak cerita menarik tentang Piala Dunia dan album itu bukanlah salah satu dari kisah tersebut.

Kejadian itu, menurut Carrie Dunn, penulis “The Roar of the Lioness” : Women's Football in England (2016) merupakan simbol pelecehan terhadap suporter Wanita, yang tidak tahu dirinya difoto, lalu dimasukkan ke galeri suporter seksi.

>* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Sulit

"Ini perilaku yang ketinggalan zaman dan mengecewakan. Tapi kabar baiknya, orang kemudian sadar bahwa perlakuan diskriminasi terhadap perempuan dengan cara seperti ini tak semestinya ditolerir di tahun 2018," kata Carrie kepada Indepedent.                  

Rasanya sulit bagi FIFA untuk mencoba menghentikan kamera menyoroti aksi atau daya tarik kecantikan suporter wanita.

Tak semuanya kamera hanya menyoroti keseksian suporter Wanita. Tokoh public yang cantik pun juga disorot oleh kamera. Seperti laga di Stadion Fisht, Rusia yang mempertemukan tuan rumah Rusia dengan Kroasia yang dimenangkan tim tamu lewat babak penalti.

Kroasi bertanding dengan semangat yang dobel. Selain berjuang untuk negaranya, juga didukung langsung oleh Presiden mereka, Kolinda Grabar-Kitarovic yang cantik. Di tribun VIP dengan jersey warna kebanggaan merah-putih ia terlihat berjingkrak-jingkrak saat timnya mencetak gol.

Sukses

Belum lagi para artis, presenter, dan musisi cantik yang memang dikenal sebagai pecinta sepak bola datang langsung ke stadion mendukung kesebelasan negaranya masing-masing.

Di balik itu, suporter wanita yang tersorot kamera pun mendapat rejeki nomplok karena jadi terkenal. Meski ada juga yang mengalami cerita pahit karena tuduhan publik.

Salah satunya yang terkenal adalah Natalia Betancourt, suporter yang terpilih dari kerumunan oleh kamera di Piala Dunia Brasil 2014. Bidikan singkat yang merubah hidupnya. Fotonya di-tweet oleh megabintang Rihanna dengan caption “Colombian cutie”.

Bidikan singkat, hanya beberapa detik tentang dia yang mendukung negara asalnya, Kolombia menghadapi Brasil,benar-benar mengubah hidupnya. Hal itu di-tweet oleh megastar Rihanna dengan caption "Colombian cutie".

"Saya tidak tahu kamera akan menyoroti saya,” ujar Natalia kepada BBC.

Paras Betancourt langsung menyita perhatian. Banyak netizen penasaran dan akhirnya ketemulah media sosialnya, yang makin membuat viral dirinya.

Kepahitan

“Ketenaran beberapa detik dan interaksi Twitter yang menyenangkan dengan bintang pop yang saya kagumi. Gambar itu membuka pintu media bagi saya,”ujar Betancourt yang saat itu tidak menyadari sudah menjadi selebriti dengan 1,1 juta follower Instagram.

Natalia dalam sekejap menjadi terkenal, kemudian tampil di sana-sini. Menjadi bintang sampul di majalah dan mengambil bagian dalam acara TV Amerika edisi Kolombia Dancing with the Stars pada tahun 2016.

Ketika ditanya tentang “honey shot” Natalia mengatakan tidak tahu apa honey shot.

"Saya tidak berpikir itu ofensif atau objektifikasi. Saya pikir itu bagus untuk menunjukkan bahwa sepak bola adalah olahraga untuk wanita dan pria," tuturnya.

Pada cerita lain dari Piala Dunia 2018 suporter tuan rumah juga kebagian jadi sorotan. Natalya Nemchinova disebut-sebut sebagai suporter terseksi.

Kepahitan

Natalya datang langsung ke stadion dan menyaksikan laga Rusia. Beberapa kali dirinya disorot kamera dan jadi viral di negaranya

Sayangnya, setelahnya nasib Natalya Nemchinova berujung kesedihan, tidak seperti Natalia dari Kolombia.

Dilansir dari Daily Star, Natalya dicap sebagai bintang porno!. Kabar-kabar miring menimpa dirinya. Natalya sampai menangis dan mengurung diri di rumah.

"Saya menangis ketika itu, karena kabar tersebut tidaklah benar. "Saya memang model majalah dewasa, tapi saya tidak bekerja di industri film porno," ujarnya.

Setelah ditelusuri, rupanya mantan kekasih Natalya Nemchinova yang menyebar berita hoax tersebut. Mantannya itu mencuri foto-foto Natalya lalu membuat informasi palsu kalau Natalya adalah bintang porno.

"Kami sudah putus sejak lama. Tapi saya lega, karena akhirnya bisa membenarkan berita yang beredar. Saya tegaskan, saya bukan artis porno," kata Natalya.

Kini tinggal dinantikan, apakah FIFA sungguh-sungguh dan bisa melarang zoom ke suporter Wanita. Akankah menghilang wajah wanita cantik yang memenuhi tiga perempat layar televisi?.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Yo Kavya, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan