Kronologis Keributan Yordania dan Lebanon di Hotel Jelang Final FIBA Asia Cup 2022

Sempat terjadi Keributan antar tim Yordania dan Lebanon di hotel beberapa jam sebelum laga perebutan tempat ketiga dan final FIBA Asia Cup 2022.

OlehThomas
Diterbitkan 25 Juli 2022, 08:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Minggu (24/7/2022) menjadi hari terakhir pelaksanaan FIBA Asia Cup 2022 di Istora Senayan. Dua laga tersaji yakni perebutan tempat ketiga dan final. Sayang siang harinya ternoda insiden kericuhan yang melibatkan tim Yordania dan Lebanon di penginapan para pemain, Hotel Fairmont. 

Keributan penggawa Lebanon dan Yordania terjadi pada Minggu siang atau beberapa jam sebelum laga perebutan tempat ketiga digelar. Yordania bertemu Selandia Baru di perebutan tempat ketiga pada sore hari. Sedangkan Lebanon bersua Australia di final malam hari. 

Isu keributan di hotel ini sudah tercium media sejak Minggu sore. Ruang ganti tim Yordania di Istora Senayan terpaksa dipindah agar tidak berjumpa dengan skuad Lebanon yang akan datang ke Istora beberapa jam kemudian. 

Namun Panitia Pelaksana FIBA Asia Cup 2022 baru mengonfirmasi kericuhan yang terjadi antara tim Yordania dan Lebanon pada Minggu malam sesuai final rampung. 

Ketegangan antara pemain Yordania dan Lebanon sebenarnya sudah terjadi saat keduanya bentrok di babak semifinal FIBA Asia Cup 2022 pada Sabtu (23/7/2022). Namun ternyata berlanjut di hotel pada Minggu siang usai pulang latihan. 

Berdasarkan keterangan panpel, keributan tim Yordania dan Lebanon di hotel terjadi di lift salah satu lantai tempat penginapan seluruh tim selama FIBA Asia Cup 2022 berlangsung.

 

Panpel

Insiden bermula dari tim Lebanon yang kembali ke hotel setelah menjalani latihan. Beberapa pemain langsung menuju ruang makan yang disediakan hotel, sementara satu pemain Lebanon sendirian naik menggunakan lift menuju kamarnya.

Dalam perjalanan menuju kamar, lift berhenti di lantai yang dihuni tim Yordania. Salah satu pemain Yordania menarik pemain tersebut dan terjadi kericuhan.

Pemain bersangkutan kemudian memberi tahu rekannya yang tengah makan di lantai dasar. Para pemain ini kemudian bergegas naik menuju lantai tempat rekannya tersebut mendapatkan peristiwa tidak menyenangkan.

Dalam perjalanan menuju lantai tersebut, sejumlah pemain Lebanon kemudian bertemu delegasi Yordania dan terjadi kericuhan.

Mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, Panitia Pelaksana FIBA Asia Cup langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Pengamanan di hotel tempat menginap pun ditambah dengan kehadiran personel kepolisian.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Benar ada kericuhan yang terjadi melibatkan tim Yordania dan Lebanon. Meski ini terjadi di luar lapangan, penanganan keamanan di lokasi sebagai LOC langsung mengambil langkah-langkah responsif dan antisipatif dengan berkoordinasi dengan pihak kepolisian demi menjadikan kondisi kembali kondusif. Sebagai LOC, kami juga melaporkan kejadian ini kepada FIBA," kata Ketua Panitia Pelaksana FIBA Asia Cup 2022 Junas Miradiarsyah.

Halaman
Show All
Thomas, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan