Utak Atik Peluang Group Stage B Piala Dunia 2022: Inggris Diprediksi Lolos dengan Mudah

Inggris diprediksi lolos dengan mudah dari Group Stage B Piala Dunia 2022. Pasalnya, tiga lawan mereka yaitu Wales, Iran, dan Amerika Serikat diatas kertas bukan lawan yang sepadan bagi skuad tim Tiga Singa tersebut.

Diterbitkan 13 Juli 2022, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Wales menjadi tim terakhir untuk Group Stage B Piala Dunia 2022, setelah Gareth Bale cs mengalahkan Ukraina di babak playoff dengan skor 1-0. Hasil ini, membuat Wales masuk ke Piala Dunia 2022.

Sebelumnya ada Inggris, Amerika Serikat, hingga Iran yang sudah terlebih dahulu berada di Grup B pada Piala Dunia kali ini. Jika melihat skuat serta sejarah, Inggris boleh dibilang paling dominan diantara tiga negara lainnya.

Inggris datagn ke Qatar dengan penuh ambisi. Sejak dipegang Gareth Southgate, Inggris memang memilki grafik yang menanjak. Mulai menjadi semifinalis Piala Dunia 2018 di Rusia. Hingga menjadi finalis di Piala Eropa 2022, setelah dikalahkan Italia di final.

Wajar jika Inggris diprediksi bisa menjadi juara kali ini. Belum lagi skuat dari timnas Inggris kali ini begitu mentereng, sebut saja nama-nama semisal Harry Kane, Marcus Rashford, Jordan Sancho, Bukayo Saka, Raheem Sterling ataupun Phil Foden. Mereka semua menjadi andalan tim mereka masing dengan posisi utama tentunya.

Belum lagi, legendan timnas Inggris, David Beckham mengatakan gelaran Piala Dunia di musim dingin akan menguntungkan bagi Timnas Inggris. Pengalamannya, saat memperkuat Inggris di Piala Dunia yang berlangsung musim panas, para pemain tidak dalam kondisi fisk yang prima.

Pasalnya, pada Piala Dunia sebelum-sebelumnya yang digelar usai kompetisi antraklub, para pemain kelelahan usai berkompetisi satu musim penuh.

"Untuk tim kami, saya merasa [Piala Dunia di musim dingin] adalah peluang besar," kata Beckham, dilansir Sky Sports.

"Kami tidak pernah menggunakan [kelelahan] sebagai alasan. Tapi sejujurnya, kami sampai di akhir musim yang melelahkan di Liga Premier, liga terberat di dunia, dan Anda lelah ingin istirahat, Anda tidak punya waktu untuk pulih dari musim yang sulit," sambungnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Dengan komentar seperti itu, tentu banyak pihak menggunggulkan Inggris dapat lolos dengan mudah dari grup ini. Lawan yang sulit bagi Inggris sepertinya hanya Amerika Serikat yang menjadi lawan tersulit. Terakhir kali kedua tim bertemu adalah saat Piala Dunia di Afrika Selatan pada 2010 silam. Saat ini, pertandingan berakhir imbang 1-1, dalam pertandingan tersebut terdapat satu blunder dari penjaga gawang timnas Inggris, Robert Green. Bagaimana dengan Wales? Wales merupakan saudara serumpun atas Inggris Raya pasti mengetahui kelemahan dari anak asuh Southgate. Untuk Iran, dengan semangat juang bukan tidak mungkin mereka dapat menyulitkan Inggris. Berkaca dari peluang di grup ini, hanya Inggris yang di atas kertas mungkin bisa lolos dari grup. Namun AS, Iran, dan Wales mempunyai peluang yang sama untuk saling adu jotos berebut tiket lolos. Yang jelas, terlepas dari hasilnya, paling tidak bumbu-bumbu sedap yang datang dari sejarah dan politik mampu menjadi warna-warni tersendiri yang menyertai persaingan sengit Grup B ini.

Halaman
Show All
Jefry Hutabarat, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan