Sukses

Pelatih Arab Saudi Puji Penampilan Timnas Basket Indonesia: Sangat Berkembang

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Basket Indonesia harus mengakui keunggulan dari Arab Saudi dengan skor 67-69 di kualifikasi FIBA World Cup 2023. Berlaga di Istora Senayan, Jumat (1/7/2022), Arki Dikania Wisnu dan kawan-kawan tampil gemilang dan pantang menyerah sepanjang pertandingan. 

Pelatih Arab Saudi Mohamed Mounir Youssef Elkerdany melihat perkembangan dari skuad Indonesia jika dibanding dengan pertemuan sebelumnya. Dia menyebut tim basket Indonesia sudah mengalami perkembangan pesat. 

Sebelumnya, pada pertandingan window 2, timnas basket Indonesia kalah telak dari Arab Saudi dengan 66-95. 

“Untuk Timnas Indonesia, hasil ini mungkin kurang baik. Namun dari sisi permainan, sangat berkembang. Ke depan bisa menjadi tim yang tangguh,” ujar Mounir dilansir dari laman resmi federasi, Sabtu (2/7/2022). 

Pada kesempatan yang sama, kapten timnas basket Indonesia Arki Dikania Wisnu mengungkap banyak hal positif yang dapat dipelajari agar timnas dapat terus berkembang sebagai tim. 

“Meskipun kalah ada banyak hal positif. Kami masih terus berkembang sebagai tim dan kami juga tadi tidak bermain full team. Dari sudut pandang energi dan fighting spirit, game tadi cukup baik. Selanjutnya, kami harus lebih bersiap lagi,” tegas Arki Dikania Wisnu. 

2 dari 4 halaman

Jalannya Pertandingan

Bermain dihadapan publik sendiri, Indonesia memulai laga dengan baik. Aksi-aksi Andakara Prastawa, Derrick Michael dan Agassi Goentara membuat Indonesia memimpin 18-14 di akhir kuarter pertama.

Pada awal kuarter dua, Indonesia tancap gas dan sempat unggul hingga sembilan poin berkat layup Vincent Kosasih dan 3 poin Brandon Jawato. Namun setelah time out Arab Saudi bangkit dan memangkas jarak menjadi hanya empat poin.

Timnas basket Indonesia merespons dengan baik. Kembali masuknya Agassi membuat Indonesia bisa kembali menjauh hingga 10 angka. Sayangnya Arab Saudi mampu membuat buzzer beater 3 poin sehingga keunggulan Indonesia terpangkas menjadi delapan poin saat jeda babak pertama.

Indonesia mengawali kuarter tiga dengan sangat baik. Keunggulan kembali melebar menjadi dua digit setelah Derrick Michael melakukan slam dunk disusul tembakan tiga angka Vincent.

3 dari 4 halaman

Comeback

Malapetaka menimpa Indonesia sejak pertengahan kuarter tiga. Derrick Michael dan Vincent terkena foul trouble akibat membuat pelanggaran keempat.

Pelatih Rajko Toroman pun terpaksa mencadangkan keduanya dan memainkan Kevin Yonas Sitorus. Arab Saudi mampu memanfaatkan keadaan untuk memangkas jarak.

Bahkan Arab Saudi bisa menutup kuarter tiga dengan berbalik unggul setengah bola 49-48 setelah Marzouq Almuwallad membuat buzzer beater tiga poin. 

Di kuarter empat, Arab Saudi makin percaya diri. Tembakan-tembakan tiga angka banyak dilesakkan pemain Saudi. Justru akurasi tembakan Indonesia memburuk dan banyak melakukan turn over. Saudi menutup laga dengan 69-67.

4 dari 4 halaman

Bermain Bagus

Meski kalah, pemain Indonesia tetap layak mendapatkan acungan jempol karena mereka telah berupaya keras memaksa lawan menyerah. Tak hanya itu, mereka juga sukes untuk memangkas margin kekalahn 29 angka pada pertemuan pertama di Februari lalu. 

“Tim kita bermain bagus tiga kuarter dan selalu unggul, tapi kemudian bermasalah dengan foul trouble. Setelahnya kita kehilangan momentum. Beberapa pemain kurang memiliki pengalaman dalam menghadapi situasi tersebut. Namun secara keseluruhan permainan tim kita bagus. Para pemain menujukkan fighting spirit dan energi. Kita kalah rebound karena Arab Saudi memiliki atletisme, tapi kita punya lebih banyak assist,” terang pelatih timnas Basket Rajko Toroman.

 

Penulis: Jesslyn Koesman