Sukses

Baim Wong Dukung Timnas Basket Indonesia Jelang FIBA Asia Cup 2022

Liputan6.com, Jakarta - Presiden klub Satria Muda Pertamina Baim Wong akan hadir dan memberikan dukungan kepada timnas basket Indonesia yang akan berlaga di FIBA Asia Cup 2022 pada 12 sampai 24 Juli mendatang. 

Dilansir dari PP Perbasi, pada turnamen yang akan berlangsung di Istora Senayan, ayah dari Kiano Tiger Wong yang sudah mengklaim dirinya merupakan “Abas” atau anak basket ini akan membawa rekan-rekan selebritinya jika ada kesempatan.

“Insyaallah, iya,” ucapnya sembari menambahkan akan mengajak kembali sahabat-sahabatnya sesama selebritis jika ada kesempatan. 

“Pasti saya hadir untuk mendukung timnas basket Indonesia. Kebanyakan orang-orang yang nanti nonton langsung di Istora juga pasti untuk mendukung Indonesia. Kalau saya juga meyaksikan tim-tim lain, itu untuk pembelajaran,” tutur Baim. 

Lebih lanjut, Baim mengakui tidak begitu memahami tim-tim yang akan berlaga di Istora secara khusus. Namun, dia mengaku mengikuti kabar beberapa pemain terutama dari Filipina. Sementara di Timnas Indonesia, dia mendukung penuh semua pemain, bukan hanya dari klubnya Satria Muda. 

“Abraham (Damar Grahita) jago. Saya juga suka sama Derrick Michael. Wah.. banyak banget pemain kita yang bagus,” tutur Baim.

Di mata Baim, FIBA Asia Cup tak hanya merupakan sebuah acara yang bergengsi, akan tetapi acara yang bisa membangkitkan kesadaran orang-orang kepada bola basket. 

“Tanpa disuruh kita juga akan memberikan awareness orang-orang ya tentang FIBA Asia Cup. Insyaallah dari sini basket Indonesia balik lagi seperti dulu, malah lebih bagus daripada dulu,” tutur Baim. 

2 dari 4 halaman

Jajal Kekuatan Klub NBL 1

Sebagai langkah persiapan, Timnas basket Indonesia membawa 16 pemain untuk melakukan try-out di negara penghuni rangking ketiga FIBA dunia, yakni Australia. 

“Kami ingin anak-anak mendapatkan pembelajaran langsung di mana level bola basket di Australia itu yang kita tahu adalah rangking ketiga di FIBA dunia,” ungkap manajer timnas basket, Jeremy Santoso, dilansir dari laman resmi federasi. 

Selama di Australia, timnas basket Indonesia akan menjalani 10 uji coba melawan klub NBL 1. Jeremy juga menambahkan klub-klub NBL 1 memiliki pemain yang bagus dan cara bermain yang baik. 

“Mereka memiliki postur-postur pemain dan memiliki cara bermain yang sangat tinggi. Jadi di Australia ini mempersiapkan secara langsung anak-anak melawan level bola basket yang jauh lebih tinggi dari SEA Games. Itu harapan kami di Australia dengan memainkan 10 game,” ungkapnya. 

3 dari 4 halaman

Kombinasi Pemain Muda dan Peraih Emas SEA Games

Pada kesempatan yang sama, Jeremy juga menjelaskan pemain yang dibawa merupakan kombinasi mereka yang meraih emas di SEA Games dan darah muda.  Beberapa pemain muda seperti Kelvin Sanjaya dan Muhammad Arighi masuk untuk mengantikan slot Hardianus Lakudu dan Dame Diagne. 

“Pemain kita bawa 10 pemain SEA Games selain Hardianus yang cedera dan Dame yang ujian akhir tahun. Pemain itu akan ikut menambah roster kita menjadi 16 orangnya,” terangnya. 

Sebagai informasi, pada SEA Games 2021 yang dilaksanakan di Hanoi, Vietnam, Timnas basket 5x5 putra Indonesia berhasil mengalahkan Filipina pada laga final dan berhasil membawa pulang medali emas SEA Games. 

4 dari 4 halaman

Jadwal Try-out di Australia

Indonesia vs Wyndham (BigV): Sabtu, 11 Juni  – Werribee – Eagle Stadium

Indonesia vs Eltham Wildcats: Minggu, 12 Juni- Melbourne - Eltham High School

Indonesia vs Waverley Falcons: Senin, 13 Juni - Melbourne - Waverley Basketball Centre

Indonesia vs Sunshine Coast Phoenix: Rabu, 15 Juni - Sunshine Coast - Maroochydore Basketball Stadium

Indonesia vs South West Metro Pirates: Kamis, 16 Juni - Brisbane - Hibiscus Sports Stadium

Indonesia vs Southern District Spartans: Minggu, 19 Juni - Brisbane - Rowland Cowan Stadium

Indonesia vs Logan Thunder: Senin, 20 Juni - Brisbane - Bendigo Bank Cornubia Park Sports Centre

Indonesia vs Ipswich Force: Rabu, 22 Juni- Ipswich - JBS Stadium

Indonesia vs Brisbane Capitals: Kamis, 23 Juni - Brisbane - Auchenflower Stadium

 

Penulis: Jesslyn Koesman