Covid-19 Hari Ini, 16 Juni 2022: 8 Provinsi Nol Kasus Baru

Penambahan kasus harian COVID-19 terus menunjukkan peningkatan signifikan. Tercatat ada 1.173 kasus baru pada Kamis (16/6/2022).

Diterbitkan 16 Juni 2022, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Semuanya saat ini sudah selesai isolasi mandirinya dan dinyatakan sembuh. Rata-rata semuanya bergejala ringan."

"Kecuali satu orang umur 20 tahun perempuan di Jakarta memang ada keluhan sesak napas sehingga dia masuk ke kategori sedang, tapi alhamdulillah hari ini sudah dipulangkan dan sudah sembuh,” kata Syahril dalam konferensi pers FMB9ID_IKP Kamis (16/6/2022).

Dari data 20 orang yang terinfeksi BA.4 dan BA.5, 3 di antaranya adalah anak-anak usia di atas 5 hingga 12 tahun.

>“Tiga anak-anak dan sisanya dewasa dan semua sudah vaksinasi. Ada yang sudah booster ada yang belum.”

Whole Genome Sequencing

Syahril juga menyinggung terkait Whole Genome Sequencing (pengurutan gen menyeluruh/WGS). Menurutnya, WGS diambil oleh Kementerian Kesehatan untuk deteksi menyeluruh terutama kepada lima provinsi yang tingkat kasusnya tinggi.

Kelima provinsi yang dimaksud adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

“Whole Genome Sequencing dilakukan untuk memastikan apakah saat ini pasien-pasien sudah subvarian BA.4 dan BA.5 atau masih campuran sehingga kita saat ini masih menunggu rincian hasil pemeriksaan.”

Salah satu pasien diketahui merupakan Warga Negara Asing (WNA) yang terinfeksi di Bali. Terkait hal ini, Syahril mengatakan hingga saat ini memang ada kebijakan yang diterapkan untuk pertemuan internasional.

“Untuk pertemuan-pertemuan internasional termasuk di Bali itu dilakukan tes antigen, apabila positif maka dilakukan tes PCR. Nah untuk Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) secara umum itu diimbau adanya peningkatan kewaspadaan di seluruh pintu masuk.”

Strategi lain untuk menghadapi BA.4 dan BA.5 yakni Kemenkes sudah membuat suatu edaran yang dikirim ke seluruh dinas kesehatan dan rumah sakit untuk mewaspadai potensi lonjakan kasus akibat BA.4 dan BA.5.

Dalam edaran tersebut, dinas kesehatan dan rumah sakit diminta untuk menyiapkan seluruh sumber dayanya untuk memberikan suatu layanan.

“Dari hulu ke hilir sebetulnya sistem sudah terbentuk ya, jadi kita melakukan tracing dan testing kemudian di tingkat rumah sakit dengan pengalaman yang lebih dari 2 tahun ini kita sudah mempunyai kesiapan yang lebih baik.”

“Dari sumber daya manusianya, sarana prasarana, alat medis, alat pelindung diri maupun sistemnya. Jadi mudah-mudahan kita lebih siap apabila terjadi lonjakan kasus lagi.”

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan