Sukses

Hengkang dari Chelsea, Antonio Rudiger Tanda Tangani Kontrak dengan Real Madrid?

Liputan6.com, Jakarta Bek Chelsea Antonio Rudiger dikonfirmasi bakal hengkang dari Stamford Bridge pada akhir musim. Kabar ini disampaikan oleh manajer The Blues Thomas Tuchel pasca kemenangan timnya atas West Ham pada Minggu (24/4/2022).

“(Soal) Toni, media sedang membicarakannya. Situasinya menunjukkan bahwa dia ingin meninggalkan klub. Dia memberi tahu hal ini beberapa hari lalu melalui pembicaraan pribadi,” ujar Tuchel pada Minggu (24/4/2022) seperti dilansir dari Metro.

Agen Rudiger kabarnya mengadakan pembicaraan dengan sejumlah klub papan atas terkait potensi transfer pada musim panas. Akan tetapi, laporan terkini mengeklaim sang pemain memilih untuk menyetujui kontrak secara lisan dengan raksasa La Liga Real Madrid.

Rival Real Madrid, Barcelona, juga sejatinya sempat dikaitkan dengan kepindahan Rudiger. Direktur Sepak Bola Mateu Alemany dan Jordi Cruyff bahkan telah menggelar pertemuan dengan perwakilan Rudiger di sebuah hotel di Barcelona pada akhir Maret lalu.

Meski demikian, Real Madrid kini diyakini berada di posisi terdepan untuk mengamankan tanda tangan pemain berusia 29 tahun itu. Los Blancos konon menawarkan bayaran fantastis, yakni mencapai 400.000 poundsterling atau setara dengan kurang lebih Rp7,3 miliar per pekan kepada Rudiger.

Real Madrid bahkan rela menggelontorkan dana besar untuk menutupi biaya penandatanganan serta komisi agen. Menurut laporan, pihak-pihak terkait kini tengah mengerjakan detail kontrak sebelum kesepakatan resmi diumumkan.

Adapun, Rudiger terikat kontrak di Stamford Bridge hingga 30 Juni 2022. Pihak klub tak lagi bisa menyodorkan kesepakatan baru akibat sanksi pemerintah Inggris terhadap Roman Abramovich. Taipan asal Rusia itu dituding memiliki hubungan dekat dengan Vladimir Putin. Alhasil, The Blues dilarang membeli pemain baru serta memperpanjang kontrak pemain lama.

2 dari 3 halaman

Tawaran Chelsea

Chelsea sejatinya tak ingin kehilangan Rudiger begitu saja. Laporan Daily Express pada Februari lalu mengeklaim The Blues sempat berupaya menyodorkan kontrak baru demi menggagalkan transfer bek andalannya.

Kesepakatan tersebut bakal membuat gaji Rudiger naik 40 ribu poundsterling dibanding bayarannya saat ini yang mencapai 100.000 poundsterling  Sayangnya, eks pemain AS Roma itu menolak kesepakatan anyar dari Chelsea.

Metro melaporkan The Blues kembali mengajukan tawaran senilai 230.000 poundsterling per pekan kepada Rudiger. Namun, angka tersebut nampaknya masih belum cukup untuk menahan Rudiger di London Barat.

“Kami berusaha keras (untuk mempertahankan Rudiger); saya (juga) berjuang di level pribadi. Kami memberi penawaran besar kepadanya, klub telah mencoba berbagai hal,” ujar Tuchel soal kepergian Rudiger, seperti dikutip dari Metro.

“Namun, selama beberapa minggu (terakhir), kami tidak dapat berjuang lagi karena sanksi (pemerintah Inggris). Kami tidak bisa menyesuaikan diri (dan) melanjutkan (upaya kami), begitulah adanya,” pungkas sang pelatih The Blues.

3 dari 3 halaman

Dukungan Penuh

Terlepas dari hal itu, Tuchel mengaku dirinya akan memberi dukungan penuh bagi Rudiger. Pasalnya, sang pemain telah menunjukkan performa luar biasa bersama Chelsea hingga saat ini.

Seperti yang telah diketahui, Rudiger memang merupakan salah satu penggawa andalan The Blues. Ia telah bertransformasi menjadi sosok kunci dalam skuad asuhan Thomas Tuchel, sejak didatangkan dari AS Roma pada 2017.

Rudiger dianggap memiliki peran penting di lini belakang, yang membantu mengantar Chelsea mengangkat trofi Liga Champions musim lalu. Tak heran jika kepergian Rudiger dari Stamford Bridge bakal menyebabkan kehilangan besar bagi The Blues.

“Dia (Rudiger) pantas mendapat dukungan penuh dari saya karena dia telah memberikan penampilan luar biasa hingga hari ini. Saya senang karena saya punya kesempatan untuk melatihnya dan memiliki dia dalam tim,” ujar Tuchel, dikutip dari Metro.

“Dia punya pengaruh besar di ruang ganti. Dia adalah sosok yang memberi keberanian bagi orang lain. Dia disegani semua orang. Dia adalah bek top sepanjang satu setengah tahun terakhir dalam karier. Saya menghormati apa yang dia lakukan,” pungkas eks pelatih PSG itu.