Sukses

Lester Prosper Loyo, Indonesia Disikat Yordania di Kualifikasi Piala Dunia Bola Basket 2023

Liputan6.com, Jakarta- Timnas basket Indonesia kembali menelan kekalahan telak di Kualifikasi Piala Dunia Bola Basket 2023 atau FIBA World Cup 2023. Kali ini Indonesia dihajar Yordania 64-94 di Prince Hamza Stadium, Amman, Senin (28/2/2022) dini hari WIB.

Kekalahan ini membuat timnas Basket Indonesia menjadi satu-satunya tim di Grup C Kualifikasi Piala Dunia FIBA 2023 zona Asia yang belum pernah merasakan kemenangan. Indonesia selalu kalah sehingga peluang lolos ke putaran kedua semakin menipis.

Untuk lolos ke putaran kedua, syaratnya begitu berat. Indonesia harus bisa menang di dua laga sisa dengan salah satunya wajib menghajar Arab Saudi dengan selisih 30 poin. Selain itu Arab Saudi juga harus kalah di satu laga lainnya.

Pada laga melawan Yordania, Indonesia tak berdaya akibat pemain naturalisasi Lester Prosper tampil buruk. Indonesia kalah total dalam urusan rebound.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Damar

Akibat Lester loyo, Indonesia cuma mendapat 25 rebound alias cuma setengah dari yang dicetak Yordania di laga ini.

Shooting guard Abraham Damar Grahita menjadi pencetak angka terbanyak untuk Indoensia dengan 24 poin. Brandon Jawato menyusul dengan 12 angka. Lester sendiri cuma mencetak dua poin dan satu rebound.

3 dari 3 halaman

Komentar

Pelatih timnas basket Indoensia Rajko Toroman mengakui timnya tampil buruk, terutama Lester yang begitu minim kontribusi.

"Mereka bermain kurang bagus seperti yang kita lihat hingga paruh pertama pertandingan. Kami melakukan banyak sekali tembakan terbuka, tapi banyak yang gagal," ujar Toroman.

"Kami juga kurang baik dalam permainan di bawah ring, terlalu banyak defense keluar karena Prosper tidak bermain dengan bagus hari ini dan tidak membantu kami meraih poin di paint area. Aliran bola dari luar ke dalam adalah masalah kami," kata Toroman.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS