Pernah Dipenjara saat SMP, Murray Kini Sukses Tembus NBA All-Star

Kisah hidup pebasket NBA Dejounte Murray sungguh tragis. Beruntung bola basket bisa mengubah nasibnya menjadi miliarder.

OlehThomas
Diterbitkan 22 Februari 2022, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Beruntung Murray bertemu Jamal Crawford, pebasket NBA yang pernah menjadi Sixth Man of the Year tiga kali. Jamal mengundang Murray yang berusia 16 tahun itu laga persahabatan Midnight Madness.

Murray tampil memukau dengan membuat 40 poin. Padahal lawan yang dihadapi ada pemain level NBA seperti Chris Paul, Matt Barnes dan LaMarcus Aldridge.

Masuk NBA

Selanjutnya Murray mulai fokus bermain basket dan bertekad menembus NBA. "Saat itulah saya tahu saya bisa menjadi pemain NBA."

Berbekal modal kerja keras, Murray akhirnya bisa mewujudkan impian menembus NBA. Dia dipilih San Antonio Spurs di putaran pertama urutan 29 pada NBA Draft 2016.

Jalan berliku lagi-lagi harus dilalui Murray di NBA. Spurs sempat menempatkannya di tiim G-League pada musim 2016/2017. Perlahan Murray menunjukkan layak jadi andalan Spurs menggantikan posisi Tony Parker.

Di musim 2021/2022, karier Murray terus melesat. Dia rajin membuat triple double. Dan untuk pertama kalinya Murray terpilih main di NBA All-Star 2022. Murray menggantikan Draymond Green yang cedera.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Thomas, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan