Elipitua Bertekad Balas Kekalahan Petarung Indonesia dari Wakil Filipina di One Champhionship

Elipitua siap menghadiahi kekalahan kepada jagoan Filipina di ajang perdana One Championship pada tahun 2022.

OlehThomas
Diperbarui 05 Januari 2022, 22:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Elipitua Siregar punya ambisi besar pada ajang pertana One Championship di tahun 2022. Pria berjuluk The Magician itu ingin mengalahkan petarung asal Filipina Robin Catalan.

Pertarungan Elipitua melawan Robin dijadwalkan akan berlangsung pada Jumat (14/1/2021) pada ajang bertajuk One: Heavy Hitters yang digelar di Singapore Indoor Stadium, Singapura.

Menghadapi Robin, pemilik catatan empat kemenangan dalam lima laga di One Championship ini bertekad membela harga diri bangsa dari sang musuh abadi.

Seperti diketahui, sebelumnya petarung Filipina tersebut telah mengalahkan dua jagoan MMA Indonesia, Adrian “Papua Badboy” Mattheis dan Stefer “The Lion” Rahardian, secara dominan. Adrian kalah lewat kuncian pada 2018 lalu di Guangzhou, China, sedangkan Stefer harus tunduk lewat putusan mutlak di depan pendukung sendiri di Istora Senayan Jakarta pada 2019 silam.

“Keinginan saya adalah harus bisa menang telak, bahwa kedua senior saya ini kalah mungkin karena belum yakin saja [saat itu], walau memiliki kemampuan yang sangat bagus – entah gugup atau mungkin karena mendengar bahwa Robin Catalan itu juara dunia wushu atau apa pun, kita kan tidak tahu. Semoga bisa [menang] secepatnya di ronde pertama,” ujar Elipitua Siregar dalam keterangan tertulis

“Saya ingin membuktikan saya bisa menang telak, dan bahwa mereka itu kalah bukan karena kemampuannya kurang, tetapi mungkin karena hal lainnya. Saya beranggapan bahwa kedua senior saya ini berkemampuan bagus, dan seharusnya bisa menang saat itu,” lanjut pria berdarah batak ini.

 

Modal Bagus

Elipitua punya modal bagus untuk membalas dua kekalahan seniornya. Ia selalu tampil dominan di One Championship dengan catatan empat kemenangan kilat – tiga lewat kuncian dan satu lewat KO/TKO.

Bahkan, satu-satunya kekalahan yang ia derita pun terjadi dalam laga yang ia dominasi. Saat menghadapi Liu Peng Shuai dari China di Bangkok, Thailand, pada Februari 2019 lalu, petarung berjuluk “The Magician” ini tampil agresif sepanjang ronde pertama dan kedua. Namun, sebuah teknik kimura tak terduga dari sang lawan berhasil mencuri kemenangan pada ronde ketiga.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Terlebih, saat ini Elipitua berlatih bersama para pemilik pukulan besi di Bali MMA yang bisa jadi senjata andalan saat menghadapi Robin Catalan. Seperti diketahui, petarung 31 tahun ini merupakan juara wushu dan Muay Thai di Filipina. “Pastinya pelatih striking Bali MMA seperti Kru Don dan Kru Saechan itu sangat penting [untuk mengasah permainan saya], karena mereka memang dikenal sebagai pelatih legendaris. Sebuah kebanggaan bagi saya untuk dilatih secara langsung oleh pelatih kelas dunia seperti mereka,” ungkap Elipitua.

Halaman
Show All
Thomas, AY YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan