Kaleidoskop 2021: 8 Atlet Ternama yang Pensiun Tahun Ini

Kaleidoskop 2021 juga diwarnai balapan terakhir Valentino Rossi di ajang MotoGP.

Diterbitkan 18 Desember 2021, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Saya telah memutuskan untuk berhenti di akhir musim ini jadi sayangnya ini akan menjadi setengah musim terakhir saya sebagai pembalap MotoGP," ujar Rossi dalam jumpa pers resmi.

Seri terakhir MotoGP 2021 yang berlangsung di Ricardo Tormo, Valencia menjadi balapan terakhir Rossi. Tidak sedikit fans yang datang untuk menyaksikan balapan terakhir pria berjuluk The Doctor itu. Sesama rekan pembalap satu per satu juga datang menghampiri untuk memberi penghormatan.

Rossi telah menghabiskan 26 tahun berkarier di arena balap motor Grand Prix sejak 1996. Pria yang sudah berusia 42 tahun itu telah tampil di 432 balapan GP dan memenangkan 7 gelar premier (500 cc dan MotoGP). Tujuh gelar tersebut diraih pada tahun 2001, 2002, 2003, 2004, 2005, 2008, dan 2009.

Satu gelar juara lainnya diraih di kelas 250 cc. Sementara 1 lainnya direbut dari kelas 125 cc.

Rossi bukan pembalap biasa. Penampilannya yang menghibur saat berjibaku di lintasan dianggap ikut meningkatkan popularitas balapan kuda besi paling bergengsi di dunia tersebut. Wajar, pada MotoGP Awards, pihak penyelenggara memberikan penghargaan Legenda MotoGP kepada The Doctor.

Air Mata Sergio Aguero

Sementara itu, kabar pensiun juga mencuat dari lapangan sepak bola. Sergio Aguero yang baru bergabung dengan Barcelona musim ini, secara mengejutkan memilih gantung sepatu. 

Aguero terpaksa mengakhiri kariernya lebih cepat bukan karena keinginannya. Mantan pemain Manchester City itu tidak punya pilihan setelah didiagnosa mengalami kelaianan pada jantungnya. 

Aguero mengumumkan keputusan itu dalam acara jumpa pers di Camp Nou, Rabu (15/12/2021). Sembari berlinang air mata, Aguero mengucapkan selamat tinggal kepada sepak bola. 

"Pengumuman ini untuk memberi tahu Anda kalau saya berhenti main di sepak bola profesional. Ini keputusan sulit," ujar Aguero seperti dikutip dari Marca.

Kepada wartawan, Aguero menyampaikan kalau masalah kesehatan menjadi alasan utamanya pensiun.

Seperti diketahui, Aguero sempat  mendapat pertolongan tim medis saat tampil memperkuat Barcelona melawan Alaves pada lanjtuan La Liga, 31 Oktober lalu. Saat itu, Aguero tidak bisa melanjutkan pertandingan dan sempat mengeluah merasa sakit pada bagian dadanya. 

Aguero kemudian dibawa ke rumah sakit. Dia kemudian didiagnosa mengalami kelainan ritme jantung.

Aguero memutuskan pensiun di usia 33 tahun. Sepanjang kariernya, Kun Aguero telah memperkuat sejumlah klub, mulai dari Independiente, Atletico Madrid, Manchester City hingga Barca. 

Masa keemasan Aguero didapat saat tampil bersama Manchester City. Bersama The Citizens, Aguero sukses merebut berbagai gelar bergengsi, termasuk lima trofi juara Liga Inggris. Dia juga tercatat sebagai pencetak gol tersubur sepanjang masa The Citizens dengan torehan 260 gol (2011-21).

Aguero sebenarnya baru saja pindah ke Barcelona. Dia baru bermain lima kali. Sebelum pensiun, Aguero sempat mencatatkan namanya di papan skor pada El Clasico melawan Real Madrid. 

Akhir Perjalanan si Tulang Kaca

Selain Aguero, pemain asal Belanda, Arjen Robben juga pensiun di tahun 2021. Mantan pemain tim Oranye itu mengucapkan selamat tinggal setelah dua dekade berkecimpung di lapangan hijau. 

Robben memutuskan pensiun di klub FC Groningen.

Seperti dilansir dari Channel News Asia (CNA), Robben pensiun di usia 37 tahun. Keputusan ini disampaikan mantan pemain Chelseaitu melalui akun Twitter-nya, Kamis (15/7/2021).

"Saya memutuskan untuk mengakhiri karier sepak bola saya," tulis Robben.

"Ini keputusan sulit," sambung Robben menambahkan.

Kabar pensiunnya Robben juga sudah dikonfirmasi oleh FC Groningen. Dalam pertanyaan resminya, klub Eredivise itu mengucapkan terima kasih dan semoga sukses kepada Arjen Robben.

"Semua orang di klub berharap Robben masih mau melanjutkan untuk musim lain. Tapi keputusan ini diambil lewat banyak pertimbangan," bunyi pernyataan resmi klub yang dibela Robben sejakt 2020 itu.

Robben selama ini dikenal sebagai salah satu sayap terbaik di dunia. Pemain berkepala plotntos itu dikenal memiliki kecepatan dan kemampuan menggiring bola yang luar biasa.

Robben merupakan pemain kidal. Tendangan kaki kirinya akurat dan kuat. Itu terlihat dari koleksi 200 gol di level klub dan 37 gol di timnas Belanda. Caps terakhirnya bersama timnas dijalani pada Oktober 2017 lalu saat Tim Oranye bertemu Swedia di Amsterdam, Belanda.

Robben mengawali kariernya dari tim Groningen pada tahun 2000 lalu. Setelah dua musim di sana, Robben kembali pindah ke PSV dan bertahan hingga 2004. Robben juga pernah memperkuat Chelsea sejak 2004 hingga 2007. Setelah itu dia memperkuat Real Madrid (2007-2009) sebelum akhirnya pindah ke Bayern Munchen.

Pada tahun 2019 lalu, Robben sebenarnya sudah sempat mengumumkan keputusannya pensiun dari sepak bola. Namun dia mengurungkan niat itu dan bergabung lagi dengan Groningen pada 2020.

Sayang di balik kesuksesannya, Robben juga dikenal sebagai pemain bertulang kaca. Dia gampang cedera sehingga kerap absen dalam waktu lama. Robben juga dikenal tempramental di lapangan.

Atlet-atlet Lainnya

Sejumlah pesepak bola ternama lainnya juga memutuskan gantung sepatu di tahun 2021. Mereka mengibarkan bendera putih karena faktor usia yang sudah menua. Siapa saja? Berikut ini daftarnya.

-  Wayne Rooney (Inggris): pensiun di usia 36 tahun 

- Sami Kheidira (Jerman): pensiun di usia 34 tahun

- Antonio Valencia (Ekuador) : pensiun di usia 34 tahun

- Nicklas Bendtner (Denmark): pensiun di usia 34 tahun

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan