Termasuk Cristiano Ronaldo, Ini 5 Pesepak Bola Paling Egois

Cristiano Ronaldo memiliki teknik, kecepatan, dan akurasi yang luar biasa. Namun, bintang Man Utd itu adalah salah satu pesepak bola yang egois.

Diterbitkan 04 November 2021, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ketika bermain untuk Manchester United, legenda Liverpool Phil Thompson menyebut Ibrahimovic sangat egois. "Dia melakukan 15 tembakan dalam satu pertandingan dan ada orang lain di posisi yang lebih baik," katanya.

Namun, Ibrahimovic tetap tidak terganggu oleh tuduhan tersebut. "Apakah saya egois? Saya harus, ada banyak raja tetapi hanya ada satu tuhan dan itu saya," tandasnya.

3. Mohamed Salah (Liverpool)

Penyerang Liverpool Mohamed Salah saat ini sedang dalam performa terbaiknya. Dia telah mencetak 10 gol dan lima assist dalam sembilan pertandingan Liga Inggris. Ini jelas membuktikan tidak ada yang bisa menghentikan Salah.

Selain penampilannya yang luar biasa untuk The Red, keegoisan Salah juga menjadi pembicaraan. Dia memiliki rata-rata lebih dari empat tembakan per laga di Liga Inggris dengan mencetak satu gol setiap empat tendangan. Kritikus akan berargumen bahwa Salah bisa saja mengoper bola alih-alih melakukan sejumlah tembakan itu.

Beberapa tahun lalu, Sadio Mane dan Salah menjadi viral. Mane frustasi karena tembakan Salah gagal. Pemain asal Mesi itu berlari ke area penalti dan mencetak gol sendiri alih-alih mengoper ke Mane, yang tidak dijaga dan dalam posisi jauh lebih baik untuk mencetak gol.

Baru-baru ini, legenda Liverpool Graham Souness menggambarkan Salah sebagai pemain paling egois yang pernah saya lihat.

 

2. Cristiano Ronaldo (Manchester United)

Kecemerlangan Cristiano Ronaldo di lapangan dan dedikasinya pada permainan tidak ada bandingannya. Dia telah disebut egois, egois, dan bahkan egois. Namun, maestro Portugal itu menanggapi kritik tersebut dengan mencetak lebih banyak gol di lapangan.

Ronaldo sering mengambil pendekatan penyerang tunggal. Dia berlari ke sepertiga akhir tanpa berniat untuk mengoper, dan ini bisa menjadi masalah bagi rekan satu timnya.

Saat di Real Madrid dan Juventus, Ronaldo rata-rata melepaskan hampir tujuh tembakan per 90 menit. Tren tersebut mungkin berlanjut di Old Trafford.

Ronaldo telah terus-menerus dikritik oleh banyak pakar dan bahkan sesama pemain karena keegoisannya. Di Juventus, Antonio Cassano mengkritik pemenang lima Ballon d'Or tersebut.

"Dia selalu egois. Dia tidak peduli jika orang lain mencetak gol, dia hanya hidup untuk mencetak gol untuk dirinya sendiri. Dia tidak hidup untuk sepak bola, dia hidup untuk golnya sendiri, itu jelas," kata Cassano.

 

1. Neymar (Paris Saint-Germain)

Neymar menjadi perhatian klub-klub Eropa ketika aksi individu dan keterampilan menggiring bola mencuri perhatian di Santos. Saat bermain di Barcelona dan saat ini dengan PSG juga tidak jauh berbeda.

Gaya permainan Amerika Selatannya melengkapi Lionel Messi dan Luis Suarez di Barcelona. Namun, banyak penggemar dan pengamat sepak bola terus-menerus mengeluh tentang Neymar.

Tanpa ragu, bintang timnas Brasil itu adalah salah satu pemain terbaik di dunia dan gol solonya luar biasa. Namun, keegoisannya dengan bola bisa menjadi sumber frustrasi bagi rekan satu timnya, penonton, dan pengamat sepak bola.

Bulan lalu, Kylian Mbappe mengaku mengeluhkan keegoisan Neymar kepada Idrissa Gueye. Manajer PSG Mauricio Pochettino akhirnya harus menyatukan kedua pemain selama latihan untuk memastikan tidak ada perasaan kaku.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan