Klub Basket CLS Tak Lanjutkan Gugatan ke Eks Pemain Dimaz Muharri

CLS memilih tidak melanjutkan gugatan kepada Dimaz Muharri yang dianggap melanggar kontrak.

OlehThomas
Diterbitkan 03 November 2021, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dimaz menganggap perjanjian dengan CLS sudah selesai karena kontraknya seharusnya berakhir 2017. Kondisi ini berbuntut pada gugatan perdata CLS.

Eks Managing Partner CLS Knights Surabaya, Christopher Tanuwidjaja menuturkan bahwa permasalahan dengan Dimaz yang terjadi sebenarnya bukan merupakan masalah yang besar, namun secara etika kedua belah pihak haruslah saling menghormati kesepakatan yang tertulis dan dituangkan dalam legalitas perjanjian bersama yang sudah disepakati sebelumnya.

Menurut Christoper, alasan untuk tidak memperbaharui gugatan adalah karena menurutnya permasalahan ini sudah selesai di tanggal 3 Agustus 2021, yaitu saat diakomodasinya Mediasi oleh Perbasi untuk Dimaz dan Christopher agar selanjutnya perwakilan dari CLS menyelesaikan masalah dari hati ke hati.

Bukan Soal Uang

“Pertama saya ingin bilang Dimaz Muharri itu orangnya baik. Secara idealis saya sebenarnya tidak ingin Yayasan CLS terlibat jauh, karena kondisi permasalahan saat itu dibawah kepengurusan saya sebagai Managing Partner. Lantas banyak yang bilang kepada saya kenapa CLS bungkam terlalu lama baik di media dan di media social, sehingga memberikan kesan ‘framing” seakan-akan CLS lah yang menzolimi Dimaz. Dari awal saya sudah katakan baik kepada lawyer kami, maupun kepada pihak Perbasi yang saat itu menjadi mediator dalam proses mediasi, bahwa kasus ini sebenarnya bukan permasalah uang yang menjadi perkara utama, melainkan disini kami menyayangkan etika Dimaz terhadap apa yang sudah disepakati dan didasari oleh legalitas hukum yang kuat dan sah," ujar Christopher.

Christoper juga menegaskan pihaknya sama sekali tak mengejar uang dalam kasus Dimaz ini. CLS bahkan pernah mencoba menawarkan bantuan kepada Dimaz saat ayahnya meninggal dunia.

"Kita sudah buktikan ini bukan masalah uang. Buktinya waktu ayah Dimaz meninggal, dimana kami sudah somasi sebelumnya, saya berusaha menghubungi. Kami juga cari cara menghubunginya lewat orang lain. Kami ingin tahu bisa berkontribusi apa untuk membantunya," kata Christopher.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Thomas, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan