Pocari Sweat Run Indonesia 2021 Raih Predikat Lomba Lari Hybrid Peserta Terbanyak dari MURI

Ajang lari Pocari Sweat Run Indonesia 2021 yang sukses dilaksanakan di Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (24/10) lalu masih menyisakan banyak kegembiraan.

Diterbitkan 30 Oktober 2021, 20:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Ajang lari Pocari Sweat Run Indonesia 2021 yang sukses dilaksanakan di Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (24/10) lalu masih menyisakan banyak kegembiraan. Bukan hanya bagi para pemenang lomba tapi juga penggemar olahraga lari dari berbagai kota di Indonesia. Postingan foto terkait #PocariSweatRun2021 masih bertebaran di media sosial.

Pocari Sweat Run Indonesia 2021 merupakan ajang lari yang digagas oleh PT Amerta Indah Otsuka dan didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ajang lari yang sudah memasuki tahun ke-8 ini sukses meraih predikat sebagai Lomba Lari Hybrid dengan Peserta Terbanyak di Indonesia dari MURI.

Yuk, simak kembali sejumlah fakta menarik Pocari Sweat Run Indonesia 2021

1. Ajang Lari Hybrid Terbesar Pertama di Indonesia

Tahun ini, Pocari Sweat Run Indonesia berlangsung secara hybrid (offline dan online). Acara ini dilaksanakan di Gedung Sate Kota Bandung (Kategori Lari 10K) dan Kota Baru Parahyangan (Kategori Lari Half Marathon dan Marathon), selain itu pelari dari berbagai daerah di Indonesia juga turut lari secara virtual dengan bergabung di siaran live streaming.

Bergabung di Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Barat, sejumlah artis dan pejabat pemerintah turut unjuk kemampuan dalam berlari. Diantaranya, Sandiaga Uno (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat), Hengky Kurniawan (PLT Bupati Bandung Barat), Bima Arya (Wali Kota Bogor), Najwa Shihab (Co-Founder Narasi), dan Sahila Hisyam (Selebriti).

2. Start Bertahap dengan Jeda Waktu

Sebagai antisipasi mencegah terjadinya kerumunan, gelaran lari offline tidak hanya dilakukan di dua lokasi berbeda tapi juga start secara bertahap. Pelepasan pelari dilakukan maksimal 50 orang di setiap kelompok dengan jeda waktu sekitar 3 menit.

Setelah selesai berlari, tidak ada acara hiburan secara offline seperti tahun-tahun sebelumnya. Pelari diwajibkan untuk tidak berkerumun dan menjaga jarak. Kegiatan di offline ini pun bisa dirasakan langsung secara online. Real-time flag-off dan interaksi dengan berbagai komunitas lari untuk 3 zona waktu Indonesia secara khusus diselenggarakan untuk mengakomodir pelari dari Aceh hingga Papua.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

3. Prokes Ketat, Peserta Wajib Kantong Vaksin Dosis Kedua Protokol Kesehatan dilaksanakan dengan sangat ketat. Khusus offline, peserta sudah menjalani vaksinasi COVID-19 dosis kedua, mengikuti swab antigen di lokasi race offline pada hari H, mencuci tangan dan terverifikasi aplikasi Peduli Lindungi sebelum memasuki area race. Gubernur Jabar, Ridwan Kamil berharap perhelatan Pocari Sweat Run bisa menjadi percontohan bagi event-event lain. Hanya saja, dalam penyelenggaraannya wajib menerapkan protokol kesehatan ketat. "Gelaran ini bisa menjadi contoh untuk event-event lain. Bagaimana event olahraga dapat digelar secara offline dan online dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Tetap produktif di tengah pandemi," kata Emil sapaan akrab Ridwan Kamil. Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, Puspita Winawati mengatakan, Pocari Sweat Run Indonesia 2021 yang sudah memasuki tahun ke-8 ini sejatinya sebagai bentuk konsistensi untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat dengan rajin berolahraga, salah satunya dengan berlari. "Kampanye #saferunning juga konsisten diusung setiap tahun dan tentunya di tahun ini, penyelenggaraan kegiatan Pocari Sweat Run Indonesia 2021 mengedepankan keselamatan para pelari dengan mengadaptasi protokol kesehatan yang sangat ketat,” ujar Puspita. Untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh pelari, beberapa hydration point tersebar setiap 2.5 km sepanjang rute. Pocari Sweat diberikan dalam keadaan tersegel agar tetap higienis. Kemudian, sebagai upaya untuk membuat pelari lebih aman dan nyaman, seluruh pelari diwajibkan mencuci tangan sebelum dan setelah berlari, serta melalui desinfektan box sesaat sebelum meninggalkan lokasi Pocari Sweat Run Indonesia 2021.

Halaman
Show All
Gilar RamdhaniTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan