Dapat Dukungan Banyak Pihak, LADI Optimistis Lepas dari Sanksi WADA

LADI sedang berusaha keras agar sanksi dari WADA dapat segera lepas sehingga Indonesia bisa memakai bendera Merah Putih di ajang internasional.

OlehThomas
Diperbarui 26 Oktober 2021, 08:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Temui WADA

Langkah Ketua Satgas Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA, Raja Sapta Oktohari yang menemui Presiden WADA, Witold Banka kemarin, kata Rheza Maulana, merupakan terobosan yang sangat baik.

Dengan demikian, katanya, LADI akan bekerja secara marathon dalam upaya menyelesaikan 24 pending matters terkait sanksi LADI. "Konsentrasi LADI saat ini bagaimana secepatnya menyelesaikan 24 pending matters. Soal penyebab terjadinya sanksi WADA ataupun adanya issue mengenai keterlibatan oknum dalam sanksi ini biarlah Satgas yang melakukan investigasi apalagi pak Presiden Jokowi sudah meminta hasilnya diumumkan kepada publik," ungkapnya. 

"Ke depan, penanganan LADI harus lebih profesional, independen dan modern sesuai keinginan pak Menpora Amali dan pak Raja Sapta Oktohari," tambahnya. 

Pembenahan LADI memang harus dilakukan. Pasalnya, apabila pending matters tidak diselesaikan dalam waktu dekat, Indonesia pun terancam tak bisa menjadi tuan rumah regional, kontinental, hingga kejuaraan dunia atau ajang besar lainnya.

Dampaknya juga berpengaruh terhadap Indonesia yang akan menjadi tuan rumah Superbike World Championships di Mandalika, Lombok (November), tiga turnamen bulu tangkis BWF di Bali (November-Desember), dan MotoGP pada Maret 2022 mendatang.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Thomas, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan