Usai PON XX, Papua Diharapkan Rutin Gelar Turnamen Olahraga

Venue PON XX Papua 2021 diharapkan tidak terbengkalai sesuai berakhirnya ajang empat tahunan tersebut.

OlehThomas
Diterbitkan 13 Oktober 2021, 17:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Indonesia Open

Karena itu, Kementerian PUPR pun, akunya, sudah mendorong agar terjadi kerja sama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua dengan pihak-pihak tertentu untuk pengelolaan dan pemanfaatannya. 

"Sejak awal harus sudah punya hitungan biaya pembangunan, pemeliharaan, dan jumlah revenue yang bisa dihasilkan dari fasilitas ex-PON ini. Harus di manage secara profesional. Jadi selain venue manajemen, pemda juga harus harus ada sport management. Dengan membangun atmosfer olahraga yang kondusif agar stadion-stadion yang sudah ada dan bertaraf internasional itu bisa dimanfaatkan secara maksimal," imbuhnya.

Kementerian PUPR sebenarnya sudah mengantisipasinya. Beberapa venue yang dibangun bisa dimanfaatkan untuk kegiatan lain selain olahraga seperti konser musik, kampanye dan festival adat dan budaya.

Iwan juga menyarankan Papua untuk bisa rutin menggelar ajang olahraga di venue-venue baru bekas PON XX Papua 2021. "Kalau bisa turnamen bulu tangkis Indonesia Open digelar di Istora Papua Bangkit. Saya sempat sarankan ke Menpora. Bisa juga menggelar pertandingan tinju," tutur Iwan. 

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Thomas, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan