Keinginan FIFA Gandakan Frekuensi Piala Dunia Bikin Khawatir Presiden UEFA

Presiden UEFA Aleksander Ceferin mengaku khawatir dengan rencana FIFA untuk menyelenggarakan Piala Dunia tiap dua tahun sekali karena dinilai bakal berdampak besar pada dunia sepak bola

Diterbitkan 06 September 2021, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Anda tidak perlu menjadi Einstein untuk tahu bahwa jika Anda mengadakan Piala Dunia setiap dua tahun, Anda akan menggandakan pendapatan,” ujarnya dalam konferensi pers seperti dilansir dari Goal.com.

“Kita harus mempelajari studi ini dengan pikiran terbuka. Kami tahu tentang nilai Piala Dunia dan dampak dari Piala Dunia,” tuturnya.

Didukung Arsene Wenger

Rencana FIFA juga rupanya memperoleh dukungan dari eks manajer Arsenal Arsene Wenger yang kini menjabat sebagai kepala pengembangan sepak bola global FIFA. Menurut Wenger, perubahan itu bakal meminimalisasi jeda internasional sekaligus menurunkan risiko cedera pemain.

Meski demikian, Wenger menyangkal adanya insentif finansial yang diperoleh di balik rencana ubu. Sebaliknya, ia mengatakan bahwa perubahan yang diusung FIFA ditujukan untuk meningkatkan level permainan dan kompetisi.

“Idenya benar-benar untuk meningkatkan level permainan dan kompetisi, tidak ada insentif finansial di belakangnya, terutama karena FIFA mendistribusikan kembali dananya ke semua federasi sepak bola di seluruh dunia dalam rangka mengembangkan sepak bola di negara mereka,” ujarnya kepada L’Equipe, dilansir dari Goal.com.

 

Penulis: Melinda Indrasari

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan