Jadi Wasit di Badminton Olimpiade Tokyo 2020, Wahyana: Tidak Instan

Wahyana, pria asal Indonesia yang kini berprofesi sebagai guru, mengaku perjalanannya tidak instan untuk bisa mencapai posisi sebagai wasit di cabang olahraga badminton Olimpiade Tokyo 2020

Diterbitkan 17 Agustus 2021, 14:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Meski demikian, dirinya tak memungkiri bahwa pertandingan di level Olimpiade memilii atmosfer yang berbeda. Tiap-tiap pemain amat berusaha meraih poin sehingga suasana tegang sudah terasa, bahkan sejak babak-babak awal.

“Para pemain itu, poin demi poin dipertahankan. Kalau saya menilai, mulai dari penyisihan grup, nuansa finalnya itu sudah ada,” sambungnya.

Siap Jadi Volunteer

Dalam kesempatan yang sama, Wahyana juga berpesan agar para wasit bulu tangkis di Indonesia senantiasa menanamkan sikap siap menjadi sukarelawan.

“Di dalam wasit itu, kita harus siap jadi volunteer, jangan berharap mencari uang di bulu tangkis. Dari awal kita harus punya komitmen seperti itu,” ujarnya.

Lebih lanjut, giat belajar juga menjadi kunci kesuksesan seorang wasit. Tiap wasit tak boleh kendor mempelajari peraturan-peraturan permainan bulu tangkis serta mengikuti seluruh tahap ujian yang diwajibkan. Tak lupa, Wahyana juga berpesan agar wasit Indonesia mampu menguasai bahasa Inggris, mengembangkan  jiwa sportivitas, dan mempertahankan sikap rendah hati.

 

Penulis: Melinda Indrasari

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan