5 Gelandang Terbaik di Euro 2020 (Euro 2021)

Mayoritas gelandang terbaik yang bermain di lima liga top Eropa telah menunjukkan performa mereka di Euro 2020.

Diterbitkan 23 Juni 2021, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Euro 2020 memanas dan babak penyisihan grup akan berakhir pada Kamis, 24 Juni 2021. Sistem gugur akan memberikan banyak kegembiraan karena ini merupakan situasi hidup atau mati untuk semua tim yang terlibat.

Sejumlah pemain telah menunjukkan penampilan individu sensasional di Euro 2020. Padahal, turnamen ini masih tahap awal.

Piala Eropa tahun ini telah menghadirkan beberapa penampilan lini tengah yang luar biasa. Mayoritas gelandang terbaik yang bermain di lima liga top Eropa menunjukkan performa mereka.

Sejumlah laga telah menyajikan beberapa pertempuran lini tengah yang memikat. Hal itu akan menjadi lebih baik di babak sistem gugur.

Berikut 5 gelandang terbaik di Euro 2020 sejauh ini seperti dikutip dari Sportskeeda.

 

Saksikan Video Euro 2020 di Bawah Ini

5. Paul Pogba (Prancis)

Kemampuan bertahan Paul Pogba tak terlalu bagus dan sedikit ceroboh dalam penguasaan bola. Tapi, gelandang Manchester United itu dapat melakukan hal-hal tertentu di lapangan yang hampir mustahil untuk ditiru.

Pogba menghasilkan performa luar biasa pada laga pembuka Euro 2020 saat Prancis melawan Jerman. Dia menunjukkan visi dan jangkauan umpannya luar biasa. Umpan Pogba menghasilkan satu-satunya gol Prancis dalam pertandingan tersebut.

Kontrol bola dan kemampuan menggiring bola pemenang Piala Dunia itu sangat membantu Prancis di Euro 2020. Dia gagal memberikan assist di laga kedua Prancis tetapi cukup berhasil melawan Hungaria yang tampil gigih.

Prancis belum pernah kalah dalam Euro 2020 di mana N'Golo Kante dan Paul Pogba bermain bersama di lini tengah. Hal ini menunjukkan bagaimana Pogba membutuhkan pemain yang tidak kenal lelah di sampingnya untuk sepenuhnya memamerkan triknya.

 

 

4. Pierre-Emile Hojbjerg (Denmark)

Hojbjerg memiliki awal yang lambat untuk Euro 2020. Dia gagal menunjukkan kemampuan terbaiknya saat Denmark kalah 0-1 melawan Finlandia.

Tapi, Hojbjerg langsung beraksi sejak awal laga melawan Belgia. Dia membawa Denmark mendominasi di babak pertama.

Hojbjerg menunjukkan kemampuannya mengatur lini tengah Denmark, dan membuat Youssuf Poulsen mencetak satu gol pada laga itu. Ia benar-benar menguasai laga itu sampai Belgia memainkan Kevin De Bruyne.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Saat melawan Rusia di laga terakhir fase grup. Hojbjerg kembali menunjukkan keahliannya. Dia tampil apik di lini tengah dan bahkan memberikan dua assist dalam laga yang berakhir 4-1 untuk Denmark. Sayang, Hojbjerg kurang beruntung di laga itu karena tidak mencetak gol.

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan