4 Pemain MU yang Pernah Diperlakukan Tidak Adil oleh Solskjaer

Beberapa pemain gagal mengeluarkan kemampuan terbaiknya di bawah Manajer MU Ole Gunnar Solskjaer.

Diterbitkan 26 Mei 2021, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Manchester - Musim 2020-21 menjadi salah satu musim terbaik Manchester United atau MU setelah era Manajer Sir Alex Ferguson. Setan Merah membuat kemajuan substansial di bawah Ole Gunnar Solskjaer.

MU finis kedua di klasemen Liga Inggris 2020/21. selain itu, Setan Merah akan menghadapi Villarreal pada laga final Liga Europa, Kamis dini hari WIB, 27 Mei.

Solskjaer telah menerima pujian luas atas keterampilan manajemen manusianya, dan itu juga tercermin di lapangan. Pemain-pemain seperti Luke Shaw, Fred, dan Harry Maguire meningkat di bawah asuhan Solskjaer.

Namun, beberapa pemain gagal mencapai titik di bawah legenda MU itu. Berikut 4 pemain MU yang pernah diperlakukan tidak adil oleh Solskjaer seperti dikutip dari Sportskeeda.

 

Saksikan Video Manchester United di Bawah Ini

4. Sergio Romero

Sergio Romero menjadi salah satu dari sedikit pemain yang tidak puas di bawah kepemimpinan Ole Gunnar Solskjaer.

Pemain asal Argentina itu dibawa ke Old Trafford dengan status bebas transfer pada 2015 lalu sebagai cadangan dari kiper nomor 1 MU David de Gea. Romero bertindak sebagai cadangan sempurna untuk De Gea, mencetak 39 clean sheet dari 61 penampilan, terutama di Piala FA.

Romero hanya kebobolan 27 gol, dengan rata-rata kebobolan satu gol dalam setiap 2,25 penampilan.Namun, kedatangan Solskjaer telah membuatnya gagal.

Dia sekarang menemukan dirinya sebagai penjaga gawang pilihan keempat MU. Romero berada di belakang De Gea, Dean Henderson, dan Lee Grant.

Sejak Solskjaer menduduki kursi manajer pada Desember 2018, Romero hanya 21 kali tampil dan membuat 14 clean sheet. Meski tampil mengesankan, pemain berusia 34 tahun itu gagal mencatatkan satu penampilan pun di musim 2020/21.

 

3. Jesse Lingard

Jesse Lingard saat ini adalah salah satu properti terpanas di sepak bola Inggris. Dia memainkan peran besar dalam membantu West Ham United mengamankan tempat di Liga Europa untuk musim depan.

Kepindahan ke London Barat adalah yang dibutuhkan Lingard. Karena, hal itu mengembalikan bakat dan kesombongan yang selama ini dikenalnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Dalam 10 penampilan pertamanya untuk West Ham, Lingard mencetak sembilan gol dan empat assist, memicu harapan finis di empat besar. Pemain Timnas Inggris itu kini tampaknya semakin percaya diri. Dan orang dapat menyebut Solskjaer gagal menanamkan kepercayaan pada Lingard, terutama setelah kedatangan Bruno Fernandes. Jika kedatangan Alex Alex Telles memacu Luke Shaw ke salah satu musim terbaiknya, baru-baru ini, kehadiran Bruno Fernandes justru tidak berdampak sama pada Jesse Lingard. Gelandang berusia 28 tahun itu sulit mendapatkan menit bermain setelah kedatangan Fernandes dan semakin terpuruk usai MU merekrut Donny Van de Beek.

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan