5 Perubahan Terbesar MU di Bawah Ole Gunnar Solskjaer

Ole Gunnar Solskjaer memahami klub dan para penggemar pada level yang lebih dalam daripada manajer MU sebelumnya di era setelah Sir Alex Ferguson.

Diterbitkan 21 Mei 2021, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Manchester - Manchester United atau MU belum berada di tempat yang mereka inginkan. Tapi, tidak ada keraguan bahwa Ole Gunnar Solskjaer telah meningkatkan Setan Merah.

MU telah mencapai salah satu poin terendah mereka ketika Jose Mourinho dipecat pada Desember 2018 lalu. Tim itu memainkan sepak bola defensif dan membosankan.

Masuknya Ole Gunnar Solskjaer seperti menghirup udara segar dan kendati ada kekhawatiran tentang kredensial awalnya. Legenda MU itu telah terbukti menjadi orang yang tepat untuk membawa klub maju.

Solskjaer memahami klub dan para penggemar pada level yang lebih dalam daripada manajer mana pun yang mengambil peran di era setelah Sir Alex Ferguson. Tanpa basa-basi lagi, mari kita lihat lima perubahan terbesar yang dilakukan Ole Gunnar Solskjaer di MU seperti dikutip dari Sportskeeda.

 

 

 

 

Saksikan Video Manchester United di Bawah Ini

5. MU mendapatkan keuntungan dari manajemen pemain kelas dunia Solskjaer

Di bawah Jose Mourinho, terbukti chemistry skuat MU sedang menurun. Juru taktik asal Portugal itu terus berselisih dengan para pemainnya dan melemparkan tanggung jawab ketika keadaan menjadi sulit.

Paul Pogba, Anthony Martial, dan Luke Shaw menanggung beban paling berat. Yang lebih buruk lagi, MU tidak memiliki pemimpin.

Soal manajemen, Ole Gunnar Solskjaer nampaknya sudah mencontek Sir Alex Ferguson. Jika seorang pemain membutuhkan tepukan di punggung atau bahunya, orang Norwegia itu akan berada di sana untuk memberikan perhatian dan perhatian yang tepat.

Terlepas dari semua keributan yang dibuat Mino Raiola tentang masa depan Pogba, Solskjaer telah memisahkannya dari sang pemain dan telah berhasil mengeluarkan yang terbaik dari Paul Pogba. Dia juga mengubah Luke Shaw menjadi salah satu full-back terbaik di Liga Inggris setelah pemain tersebut dikritik habis-habisan oleh Jose Mourinho.

Harry Maguire dan Mason Greenwood sama-sama menjadi kontroversi di awal musim. Solskjaer mendukung mereka berdua dan meskipun Greenwood membutuhkan waktu untuk mengumpulkan posisinya setelah peristiwa musim panas lalu dan kematian seorang teman dekat, dia telah kembali melangkah.

Solskjaer telah memainkan peran besar dalam keputusan Edinson Cavani untuk memperpanjang masa tinggalnya di Old Trafford. Diia belum merasa perlu membuang satu pemain pun sejauh ini, berbeda dari apa yang biasa dilihat oleh pendukung setia Old Trafford di bawah Mourinho.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Pada musim 2019-20, fokus Solskjaer tertuju pada lini belakang MU. Dia membawa pemain yang tepat dan juga meningkatkan pemain yang sudah ada untuk membantu tim menopang di belakang. Di musim penuh pertamanya sebagai manajer MU, Solskjaer membawa pasukannya mencatatkan rekor pertahanan terbaik ketiga di Liga Inggris. Harry Maguire dan Victor Lindelof, meski punya kekurangan, terbukti pandai menjaga lawan. Rekor pertahanan mereka belum terlalu bagus musim ini tapi masih merupakan peningkatan besar dari apa yang kami lihat selama musim 2018-19. Selain itu, Maguire dan Lindelof menjadi penting bagi gaya permainan MU. Maguire sering memberikan dorongan dari belakang saat dia maju ke depan dengan bola. Sementara Lindelof menjadi mahir dalam memberikan umpan ke jalur depan.  

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan