El Shaarawy, Si Firaun Kecil

Di balik kegagalan Milan, muncul sosok El Shaarawy. Bak seorang pahlawan. Dia yang kualitasnya sempat diragukan membangkitkan sinar Milan yang sempat meredup.

Diterbitkan 28 Oktober 2012, 12:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
tahun satu bulan dan 24 hari, dia membuat debut di tim utama, bermain selama sepuluh menit dalam pertandingan tandang Serie A melawan Chievo Verona.

Pada Juni 2010, pemain berambut mohawk ini dipinjamkan ke klub Padova untuk bermain di Serie B musim 2010-11. Selama masa peminjamannya di Padova, dia mendapat posisi penting dengan cepat di tim, membawa klub Venetian menjalani pertandingan penentuan untuk promosi saat kalah dari Novara.

Pada 25 Juni 2011, EL Shaarawy mengkonfirmasi telah menandatangani kontrak dengan raksasa Serie A Milan. Bermain di AC Milan jelas suatu kebanggaan, termasuk bagi pemuda El Shaarawy. Namun masalahnya I Diavolo memiliki bomber kelas dunia dalam diri Zlatan Ibrahimovic dan Robinho.

El Shaarawy jarang mendapat kesempatan turun. Ia banyak duduk di bangku cadangan dan masuk kala tim mengalami kebuntuan. Di musim 2011/2012, pemain bertinggi 175 sentimeter tersebut hanya bermain 28 kali dengan mengemas empat gol bersama Milan. Jelas bukan hasil yang patut dibanggakan.

Dan akhirnya nama El Shaawary mencuat setelah terjadi revolusi di Milan tahun 2012. Nama El Shaarawy jadi buah bibir media Italia dan dunia akan ketangguhannya di lapanan hijau. Kelak sang Firaun akan menjadi pemimpin di Milan dan menguasai seluruh Italia dengan talenta yang gemilang serta ketangguhannya bak raja Firaun yang memimpin Mesir.(JUM)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Tim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan