Pemain sepak bola juga masuk kategori ini asalkan dua syarat terpenuhi, mereka mencapai usia 28 tahun dan sudah menunaikan wajib militer.
Sikap Tegas Pemerintah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3183851/original/026301900_1595121964-200719_BOLA_GANJIL_2_300x-100.jpg)
Dua tahun berselang, reformasi peraturan sepak bola Yugoslavia diperkenalkan. Pemerintah membeli hak siar televisi dan memberi hibah bagi klub. Di saat bersamaan, klub bisa menyimpan pemasukan dari penjualan tiket serta pendapatan lain.
Aturan ini menciptakan masalah besar bagi klub. Dengan pertandingan disiarkan televisi, jumlah penonton ke stadion menurun drastis.
Klub menjadi tergantung kepada hibah. Di sisi lain, pemerintah bisa mengontrol sepak bola dan memainkan peran besar dalam menentukan biaya transfer, gaji, serta bonus pemain.
Pembatasan tersebut membuat pemain bintang resah. Partizan dan klub besar lain pun berkolaborasi dengan menyediakan dana gelap untuk membuat pemain kerasan.
Bentuknya bisa macam-macam, mulai uang tunai, peralatan rumah tangga seperti kulkas atau mesin cuci, mobil, hingga disewakan apartemen mewah.
Namun praktik ini terendus pemegang kuasa. Pemerintah lalu menjerat presiden Zeleznicar Sarajevo hukuman enam tahun penjara agar pelaku lain kapok.
Pemberontakan Pemain
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1374720/original/080406200_1476522065-15102016_siaran_langsung.jpg)
Partizan kini dalam posisi terjepit. Mereka tidak memiliki uang untuk mempertahankan pemain bintang. Sikap tegas presiden klub Vladimir Dujic juga membuat kondisi semakin rumit. Vislavski dan beberapa pemain lain dicadangkan karena meminta dijual. Sanksi ini mendorong Jusufi, Vukelic, dan Becejac untuk mogok sebagai tanda simpati kepada rekan setim.
Mereka mendengar kabar ini dalam perjalanan kereta ke Skopje. Ketiganya lalu turun di stasiun terdekat dan menyewa mobil kembali ke Beograd.
Klub kembali bertindak keras menghadapi pembangkangan ini. Selain membekukan status bermain, mereka juga menarik voucher untuk membeli makanan dan menyewa tempat tinggal bagi para pemberontak.
Dalam kondisi ini, Partizan terpaksa menurunkan pemain akademi saat tampil di kompetisi domestik. Alhasil mereka terlibat persaingan degradasi setelah sebelumnya paling buruk menempati peringkat enam.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471521/original/041151500_1782374656-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3968655/original/065769700_1647752951-presiden_ukraina_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8472796/original/057767300_1782376694-cek_fakta_BPS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/882554/original/072100500_1483983312-Cu_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3229916/original/080300300_1599374325-bola_ganjil_h.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/358162/original/014326800_1521191196-28468796_10215322228518340_1667268567176383478_n.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263472/original/073317600_1781931669-AP26171138768328-Paraguay_Piala_Dunia_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258126/original/033474700_1781320271-063_2281315144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263981/original/061969400_1782040041-063_2282521575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259732/original/038298000_1781511216-000_B7396ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258990/original/029859700_1781430570-AP26154680263164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260144/original/013036700_1781578034-AP26166147695589.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261509/original/095684300_1781725548-RD_Kongo_s_Yoane_Wissa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8362045/original/070572100_1782237587-AP26174619862047.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8385152/original/045727200_1782264420-panama.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8378005/original/081695500_1782256125-ghana.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)