Fakta Menarik Kemenangan Liverpool atas Ajax Lewat Gol Bunuh Diri

Liverpool tampil tanpa pemain kunci saat menghadapi Ajax dalam laga Liga Champions Grup D di Johan Cruijff Arena

Diterbitkan 22 Oktober 2020, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Liverpool mengawali musim Liga Champions 2020-21 dengan mencatat kemenangan 1-0 atas Ajax di Amsterdam. Gol bunuh diri pemain Ajax Nicolas Tagliafico membuat Liverpool berhasil mencuri poin penuh dalam laga Liga Champions Grup D di Johan Cruijff Arena, Rabu waktu setempat atau Kamis dinihari WIB (22/10/2020).

Pada laga itu, Liverpool dan Ajax banyak menciptakan peluang mencetak gol. Namun, akhirnya bek kiri Ajax Argentina Nicolas Tagliafico mengubah tembakan lecet Sadio Mane ke gawangnya sendiri pada menit ke-35.

Itu adalah kesalahan yang tidak menguntungkan dari Tagliafico yang menghasilkan satu-satunya gol di babak pertama dan memberi Liverpool keunggulan 1-0 menjelang jeda.

Babak kedua berlanjut dengan cara yang sama, dengan kedua tim menciptakan peluang yang menjanjikan tetapi kurang sentuhan akhir. Liverpool dan Ajax juga melakukan banyak perubahan, karena kelelahan mencari gol.

Namun, tidak ada lagi gol dalam permainan saat Liverpool mengakhiri kemenangan dan tiga poin. Dalam pertandingan Liga Champions berikutnya, The Reds akan menyambut Midtjylland di Anfield sementara Ajax bertandang ke Atalanta.

Untuk itu, berikut ada beberapa fakta menarik terkait kemenangan Liverpool atas Ajax di Amsterdam.

Simak Video Menarik Berikut Ini

Tak Ada Pemain Kunci

Setelah Derby Merseyside yang diperebutkan akhir pekan lalu, Liverpool menyesali bukan hanya hasilnya tetapi juga kehilangan Virgil van Dijk dalam jangka panjang.

Setelah hasil imbang melawan Everton, Liverpool kehilangan gelandang Thiago Alcantara dan bek Joel Matip karena cedera, sementara kiper pilihan pertama Alisson Becker terus absen.

Dalam pertandingan domestik dan Eropa yang akan datang, Jurgen Klopp akan sangat bergantung pada kedalaman skuad untuk mengelola beban kerja mereka yang kembali dari cedera.

Hal itu terlihat jelas dalam keputusan Klopp untuk melakukan perubahan pada babak pertama sebelum mengganti ketiga penyerang ketika pertandingan masih jauh dari kemenangan.

Ajax Terus Hasilkan Pemain Berbakat

Pada Mei 2019, Ajax hanya berjarak beberapa detik untuk mengamankan tempat di final Liga Champions melawan Liverpool. Namun, gol Lucas Moura mengirim Tottenham Hotspur sebagai gantinya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Sedikit lebih dari setahun kemudian, Ajax telah kehilangan sebagian besar tim yang menghadapi Spurs. Tidak kurang dari enam pemain starting eleven bergerak meninggalkan klub. Namun demikian, juara Belanda itu terus menghasilkan bakat yang menjanjikan, sehingga tim mereka memiliki perpaduan yang bagus antara pemuda dan pengalaman. Pemain seperti Ryan Gravenberch yang berusia 18 tahun dan Perr Schuurs yang berusia 20 tahun atau Mohammed Kudus turun ke lapangan melawan Liverpool, Ajax datang dengan tampilan baru termasuk para veteran seperti Daley Blind dan Davy Klaasen. Ajax juga sangat cerdik dalam memilih waktu yang tepat untuk membiarkan talenta top mereka pergi, yang berarti pemain seperti Andre Onana dan Nicolas Tagliafico masih tetap di klub meskipun menarik minat dari klub Eropa lainnya selama beberapa musim terakhir.

Halaman
Show All
Achmad Yani Yustiawan, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan