Jejak Militer di Tampuk Kepemimpinan PBSI, Bakal Berlanjut?

Perkembangan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) tak lepas dari peran militer dalam perjalanannya.

Diterbitkan 14 Oktober 2020, 05:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Didominasi Petinggi Militer

Masih ada beberapa perwira tinggi militer lain menjabat sebagai ketum PBSI, seperti Subagyo Hadi Siswoyo (1997-2001), Sutiyoso (2004-2008), Djoko Santoso (2008-2012) dan Wiranto (2016-2020). Satu nama yang sempat menghentikan tradisi ini adalah pengusaha Gita Wirjawan yang memimpin 2012-2016. 

Selama 69 tahun berdiri, tercatat sudah ada tujuh perwira tinggi militer yang menjabat sebagai ketua umum PBSI. Sementara, sipil ataupun legenda bulu tangkis tercatat hanya enam kali menduduki posisi ini.

Bursa Pemilihan

Dalam waktu dekat, PBSI akan memiliki ketua umum baru menggantikan Wiranto yang segera habis masa baktinya. Beberapa nama digadang-gadang akan mengikuti bursa pemilihan ketua umum ini.

Termasuk dari kalangan militer, purnawirawan Jenderal TNI Moeldoko juga digadang-gadang bakal ikut bersaing. Moeldoko kabarnya sudah mendapat dukungan dari beberapa pengurus provinsi (Pengprov). Bulan lalu, sejumlah legenda bulutangkis Tanah Air juga menyatakan dukungannya terhadap Moeldoko.  

Tahapan Proses Seleksi Bakal Calon Ketua PBSI

1 Oktober – 16 Oktober 2020

Sosialisasi kepada pengprov dan masyarakat mengenai Munas

17 Oktober – 21 Oktober 2020

Pengambilan formulir pendaftaran bakal calon ketua

22 Oktober – 26 Oktober 2020

Pengumpulan kembali formulir yang telah diambil bakal calon ketua

31 Oktober – 4 November 2020

Seleksi oleh tim penjaringan. Bakal calon yang lolos seleksi akan diundang ke Munas PBSI 2020

 

Penulis

Dzaky Nurcahyo

Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

 

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan