Pakai Sistem Gelembung, IBL Terus Matangkan Persiapan

Banyak penyesuaian yang harus dilakukan IBL di tengah situasi pandemi Covid-19.

OlehThomas
Diterbitkan 06 Oktober 2020, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Disiplin pada protokol kesehatan juga akan benar-benar dijalankan saat IBL 2020 dilanjutkan mulai 13 Oktober 2020. Arena pertandingan akan dibagi menjadi dua zona. Zona 1 diperuntukkan bagi tim, pemain, petugas lapangan, wasit, petugas meja dan semua panitia yang berhubungan langsung dengan lapangan saat pertandingan berlangsung. Sedang zona 2 digunakan bagi mereka yang tugas dan kewajibannya tidak harus berada di lapangan.

“Jalur kedua zona akan dibagi. Para pemain dan semua yang berada di zona 1 memiliki jalur khusus yang tak boleh dilewati mereka yang ditetapkan bertugas di zona 2, begitu pula sebaliknya. Mereka yang sejak awal ditetapkan pada zona 1 tak boleh lewati jalur dan berada pada zona 2. Inilah inti dari konsep gelembung,” terang Junas.

Sejak keluar dari Hotel Santika yang berada satu lokasi dengan arena, jalur tersebut sudah ditetapkan. “Ada pagar pembatas dan petugas yang menjaga. Sterilisasi zona dilakukan. ID Card mereka pun akan dibedakan,” sambung Junas.

Pro

tokol kesehatan tetap akan dilakukan dengan disiplin. Pemeriksaan thermo gun wajib dilewati semua orang sebelum memasuki arena, baik mereka yang bertugas di zona 1 maupun zona 2.

“Disiplin pada protokol kesehatan menjadi kunci bagi kita semua untuk terhindar dari Covid 19,” tuturnya.

Bangku Pemain

IBL juga akan melakukan penyesuaian terhadap bangku cadangan untuk para pemain. “Untuk bangku pemain cadangan kami akan menggunakan kursi single seat dengan jarak antar kursi tak kurang dari satu meter,” kata Junas Miradiarsjah.

Jarak tak kurang dari satu meter juga akan diberlakukan pada ofisial, perangkat pertandingan, petugas meja hingga wartawan peliput. “Wartawan peliput pun kita batasi dalam satu pertandingan. Rekan-rekan wartawan juga harus melewati protokol pengukuran suhu badan, sebelum memasuki area liputan,” katanya.

Wawancara dengan pemain seusai pertandingan akan dilakukan secara virtual. Para jurnalis berada di ruang pers dengan jumlah wartawan tak lebih dari sepuluh orang, sementara pemain atau pelatiih yang diwawancarai berada di ruang tersendiri.

“Protokol kesehatan akan kami tegakkan sepanjang lanjutan kompetisi,” imbuh Junas lagi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Thomas, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan