Cegah Euforia Berlebihan MU Lolos Liga Champions, Solskjaer Ceramahi Pemain di Kamar Ganti

Manchester United (MU) telah memastikan satu tempat di Liga Champions musim depan.

Diterbitkan 28 Juli 2020, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dalam jumpa pers usai pertandingan, Solskjaer juga menegaskan bahwa dia tidak lagi bisa dengan leluasa merotasi para pemain di Liga Champions. Pasalnya, pada kompetisi ini tidak banyak memberi kesempatan untuk menyimpan pemain terbaik seperti yang bisa dilakukannya pada Europa League.

Kejar Liverpool

Tugas lain yang tak kalah berat tentu saja mengejar Liverpool. Musim ini, The Reds finis di urutan pertama dengan 99 poin atau terpaut 33 poin dari Setan Merah. Tidak ada cara lain, MU juga harus mampu mendulang lebih banyak poin agar mampu bersaing dengan tim asal Merseyside tersebut.

Namun tugas ini tentu tidak mudah. Sebab, Solskjaer menyadari kekuatan yang dimiliki saat ini. 

Solskjaer menyoroti kekalahan timnya melawan Chelsea di semifinal Piala FA. Dari hasil ini, pria asal Norwegia itu mencatat poin kekurangan MU di luar kelelahan yang menimpa para pemainnya. 

Salah satunya adalah stok amunisi yang sangat terbatas. Situasi ini membuat beban kerja para pemain andalan MU semakin besar. Untuk itu, Solskjaer berharap manajemen bisa mencari solusi untuk ini.

Penambahan amunisi tidak hanya di posisi-posisi yang lemah saja, tapi yang selama ini sudah kuat.

Jadon Sancho menjadi salah satu prioritas MU dan klub tetap yakin bisa mencapai kata sepakat dengan Borussia Dortmund. Raksasa Bundesliga itu sejauh ini 100 juta pound sterling, tapi MU menawarnya di angka 75 juta pound sterling. Selain itu, MU juga mengincar kapten Aston Villa, Jack Grealish. Hanya saja, penampilan gemilang Bruno Fernandes dan kembalinya Paul Pogba, membuat MU tidak perlu buru-buru dalam mendapatkan pemain incarannya pada bursa transfer musim panas nanti. 

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan