Sukses

Menpora Masukkan Sport Science dalam Program WAH

Liputan6.com, Jakarta - Menpora Zainudin Amali mengakui memasukkan unsur sport science dalam program Workout at Home (WAH), yang digagas untuk mengajak masyarakat tetap olahraga di masa pandemi virus corona Covid-19.

WAH menjadi program teranyar Kemenpora yang diluncurkan sejak Juni lalu. Program itu berisi tutorial olahraga ringan yang bisa diikuti masyarakat agar tetap bugar dan sehat selama berada di rumah.

Meski hanya olahraga ringan macam stretching dan gerakan mudah lainnya, namun Menpora ingin tetap mengedepankan sport science. Apalagi sport science akan digaungkan Kemenpora dan menjadi tema besar saat perayaan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS), 9 September nanti.

"Olahraga apapun yang kita lakukan dasarnya harus dengan sport science. Terus terang kita sekarang ini tertinggal dengan negara lain. Dengan sport science kita bisa mengukur kemampuan, dan talenta-talenta yang ada bisa diarahkan cocoknya dia di mana, kekuatannya di mana, itu gunanya sport science," kata Menpora dalam rilis yang diterima wartawan.

Gerakan WAH yang bisa diikuti di media sosial Youtube dan Instagram Kemenpora RI pun dirancang semudah mungkin. Selain itu, instruktur yang dilibatkan memang para profesional di bidangnya.

2 dari 3 halaman

Ikuti Tutorial

Sehingga masyarakat dari berbagai kelompok usia bisa dengan mudah mengikuti tutorial Workout at Home. Namun, Menpora tetap mengingatkan untuk terlebih dahulu mengukur kebugaran tubuh sebelum berolahraga.

"Tentu ada instruktur-instruktur yang profesional kita ajak bekerja sama, dan cabang-cabang olahraga yang ikut menyumbangkan kemampuannya. Apa yang mau kita tunjukkan ke masyarakat sebagai tutorialnya maka kita ajak ahlinya. Sebab kalau yang enggak ahli, enggak mungkin dia memberikan panduan," tutur Menpora Amali.

3 dari 3 halaman

Ukur Kebugaran

"WAH itu adalah olahraga yang bisa dilakukan di rumah seperti stretching dan olahraga yang ringan. Tapi harus diingat olahraga di saat pandemi ini juga harus kita ukur untuk kebugaran saja. Sebab kalau kita over, olahraganya berlebihan itu daya tahan tubuh kita malah menurun," pungkasnya.