Sukses

Legenda Liverpool: Tradisi Guard of Honor Tak Berguna

Liputan6.com, Jakarta Legenda Liverpool, Danny Murphy tidak setuju dengan tradisi 'guard of honor' di Liga Inggris selama ini. Ia menilai tradisi tersebut merupakan hal yang sia-sia.

Liverpool sukses menjadi juara Liga Inggris musim ini. Mereka juara setelah Manchester City tak mungkin lagi mengejar poinnya meski masih tersisa tujuh laga.

Manajer Manchester City, Pep Guardiola pun mengonfirmasi para pemainnya akan melakukan 'guard of honor' saat berjumpa Liverpool tengah pekan ini. Ia menilai The Reds layak mendapat penghormatan itu karena penampilan bagusnya musim 2019/20.

"Saya tidak tahu darimana dan kapan tradisi itu mulai digelar. Tapi jujur saja saya tak senang melakukannya," kata Murphy seperti dilansir Liverpool Echo.

"Toh kalau saya melakukannya itu karena kewajiban, bukan keinginan pribadi. Tradisi itu tak ada artinya menurut saya," ujar eks bek Liverpool itu menambahkan.

 

2 dari 3 halaman

Tak Layak

Murphy juga menyebut tak semua pemain Liverpool layak mendapat penghormatan. Bahkan ia menilai gelandang Manchester City Kevin de Bruyne levelnya jauh di atas pemain Liverpool.

"Saya yakin pemain tak ada yang mau melakukan tradisi itu, demikian juga penonton. Lucu saja melihat De Bruyne memberikan tepuk tangan pada pemain yang bahkan tak bisa menalikan sepatunya," ujar Murphy menyindir.

Manchester City akan menjamu Liverpool, Jumat (3/7/2020). Laga akan digelar di Etihad Stadium.

3 dari 3 halaman

Klasemen Liga Inggris

 

 

  • Manchester City sukses mengganggu dominasi Manchester United dalam beberapa musim belakangan karena akusisi yang dilakukan oleh Sheikh Manso
    Manchester City sukses mengganggu dominasi Manchester United dalam beberapa musim belakangan karena akusisi yang dilakukan oleh Sheikh Manso
    Manchester City
  • Liverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di rana
    Liverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di rana
    Liverpool
  • Liga Inggris