4 Faktor yang Mendorong Ronaldo Bertahan di Juventus Musim Depan

Cristiano Ronaldo bakal pergi dari Juventus? Rasanya tidak.

Diterbitkan 25 Mei 2020, 13:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ronaldo mencintai Turin, kota yang hidup tanpa ekses. Dia sering berjalan-jalan di Piazza Vittorio Veneto dan di jalan-jalan di pusat kota. Dia juga sering pergi makan malam bersama seluruh keluarga dan teman-temannya.

Ronaldo sangat menyukai restoran La Credenza di San Maurizio Canavese, tepat di luar kota. Sebagai penikmat pizza, ia menyukai menu Sesto Gusto oleh koki Massimiliano Prete. Aspek positifnya di Turin, Ronaldo bisa makan di kerumunan orang tanpa diganggu oleh siapa pun, sesuatu yang mustahil di Madrid.

Menikmati Peran sebagai Pemain Penting

Beberapa rumor menceritakan bagaimana Cristiano Ronaldo menderita dengan kehadiran Mario Mandzukic yang kharismatik di ruang ganti. Pemain Kroasia itu memiliki semacam singgasana di ruang ganti untuk berbicara dengan jelas kepada rekan satu timnya.

Namun kepindahan Mandzukic pada musim panas lalu membuka pintu bagi peran pemimpin baru di ruang ganti. Para pemain sekarang menjadi tergantung pada kata-kata Ronaldo, Giorgio Chiellini dan Gianluigi Buffon.

Pemain asal Portugal itu juga menjadi magnet bagi para pemain terbaik, dengan bantuan Fabio Paratici dan Pavel Nedved. Matthijs de Ligt menjadi salah satu pemain yang diawasinya.

Ronaldo memarahi pemain asal Belanda itu ketika melakukan kesalahan, tetapi dia adalah yang pertama memuji dan merangkulnya ketika tampil bagus di pertandingan besar.

Presiden Klub yang Royal

Alasan utama yang akan membuat Ronaldo tidak akan meninggalkan Turin adalah presiden Juventus. Agnelli adalah pria yang sangat disukai oleh Ronaldo karena kebenarannya, kemurahan hatinya dan persahabatannya.

Bagi Ronaldo, segala yang dilakukan klub untuk membawanya ke Italia sungguh luar biasa. Superstar asal Portugal itu menghargai keinginan Agnelli untuk terbang ke Yunani dua musim panas yang lalu, di mana saat itu Ronaldo sedang berlibur. Agnelli menyampaikan hal-hal positif kepada Ronaldo untuk mengakhiri kariernya bersama Real Madrid.

Tidak seperti di Madrid, di Turin Ronaldo merasa diperlakukan seperti pemain terbaik di dunia, satu-satunya totem yang tidak bisa dijangkau oleh pemain lain. Agnelli dan Ronaldo sering bersama-sama menjauh dari keramaian untuk menghabiskan saat-saat santai di rumah presiden Juventus tersebut.

Persahabatan ini sangat dihargai oleh Ronaldo, yang tidak memiliki hubungan sekuat itu dengan presiden Real Madrid Florentino Perez.

 

Sumber asli: Daily Mail

Disadur dari: Bola.net (Aga Deta, Published 28/4/2020)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ario Yosia, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan