5 Pemain yang Seharusnya Tidak Dijual MU Setelah Sir Alex Ferguson Pensiun

MU telah melepas beberapa pemain yang sebenarnya bisa dimaksimalkan, setelah Alex Ferguson Pensiun.

Diterbitkan 10 Mei 2020, 20:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Buntunya pembahasan kontrak antara Manchester United dengan Ander Herrera dimanfaatkan PSG. Klub yang bermarkas di Paris itu berhasil meyakinkan sang pemain untuk bergabung dengan kontrak lima musim, dan gaji yang diinginkan.

Jonny Evans

Pada Agustus 2015, membiarkan Jonny Evans angkat kaki dari Old Trafford terlihat seperti keputusan yang tepat. Di bawah kendali Louis van Gaal, Evans belum mendapatkan waktu bermain karena Manchester United memiliki banyak pilihan bek tengah.

Akan tetapi, keputusan itu terlihat tidak tidak bijaksana. Apalagi, MU kehilangan Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic yang pergi dari Manchester United pada musim panas 2014. 

Evans bisa saja membuat lini belakang Tim Setan Merah stabil ketimbang Phil Jones dan Marcos Rojo. Evans sekarang berusia 32 tahun dan masih membuktikan kepiawaiannya bersama Leicester City.

Wilfried Zaha

Wilfried Zaha adalah rekrutan terakhir Sir Alex Ferguson. Pada saat ia tiba, Ferguson sudah pensiun dan David Moyes sudah berada di posisi nakhoda Manchester United.

Di bawah Moyes, karier Zaha meredup. Ia dengan cepat pergi dengan status pinjaman ke Cardiff City, sebelum kembali ke Crystal Palace setelah itu.

Di sisi lain, Zaha juga mengakui kesalahan yang dibuatnya selama memperkuat Manchester United. Pemain asal Pantai Gading itu tak pernah memedulikan latihan di gym, melakukan pemanasan, hingga mandi seusai berlatih.

Setelah meninggalkan Manchester United pada 2015 dan memilih kembali ke Crystal Palace, Zaha baru menyadari hal-hal kecil tersebut.

"Sekarang saya lebih serius di semua aspek, gym, pemulihan setelah pertandingan, hingga mengambil keputusan. Saya belajar banyak dari itu. Saya sudah benar-benar berbeda," ujar Zaha.

Rafael da Silva

Bek kanan asal Brasil ini adalah pemain lain yang dilepaskan Manchester United pada era Louis van Gaal. Padahal, Rafael da Silva mendapatkan tempat di hati suporter MU.

Keputusan The Red Devils masih terasa aneh sampai hari ini, terutama mengingat Matteo Darmian, Antonio Valencia, dan Guillermo Varela adalah orang-orang yang menggantikannya.

Rafael, selama beberapa waktu di bawah Ferguson, adalah bek sayap yang luar biasa dengan tiga gelar Premier League. 

Sumber: Manchester Evening News

Disadur dari Bola.com (Penulis / Editor Wiwig Prayugi, Published 10/5/2020)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Wiwig Prayugi, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan