Para Pemain Asing Shopee Liga 1 yang Pernah Membela Timnas Negaranya

Pemain asing Shopee Liga 1 banyak yang mentok di timnas level usia.

Diterbitkan 06 Mei 2020, 17:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jakarta- Sejak dulu, Liga Indonesia tak termasuk tujuan utama para bintang dunia, termasuk di pengujung kariernya. Pernah ada yang singgah semisal Mario Kempes hingga Roger Milla, namun hanya dapat dihitung dengan jari. Hingga era Shopee Liga 1 pun, tradisi tersebut masih tak berubah.

Maklum, taraf sepak bola Indonesia masih dalam keadaan berkembang. Setiap klub yang wajib bersifat profesional pun terkadang bekerja kurang profesional. Kondisi ini yang membuat Liga Indonesia kesulitan menarik pemain berlabel internasional.

Alhasil, para ekspatriat yang berkancah di Shopee Liga 1 levelnya adalah pemain kelas tiga bahkan empat di negaranya masing-masing. Tidak banyak pemain yang kualitasnya diakui dengan tolak ukur panggilan ke tim nasional.

Meski begitu, pemain asing asal Asia yang mewarnai Shopee Liga 1 banyak berstatus anggota aktif timnas negaranya masing-masing. Terlebih yang berasal dari Asia Tengah, klaster baru ekspatriat Asia yang bermain di Tanah Air.

Samir Ayass menjadi satu di antaranya. Gelandang kelahiran Sofia, Bulgaria ini adalah pemain tetap Timnas Lebanon. Hingga Mei tahun lalu, pemain berusia 29 tahun ini telah mencatatkan 11 penampilan.

Sewaktu muda, Ayass memilih untuk membela negara kelahirannya, Bulgaria U-21. Darah Bulgaria datang dari ibunya, sedangkan ayahnya merupakan pria asli Lebanon.

Mentok di Timnas Level Usia

Sangat jarang menemukan pemain asing Shopee Liga 1 dari Eropa pernah membela timnas senior negaranya. Paling mentok karier internasional ekspatriat ini mentok di level usia.

Marko Simic, misalnya. Penyerang Persija Jakarta itu adalah langganan Kroasia U-19, U-20, dan U-21. Hanya saja, tenaganya tidak terpakai di level senior.

Begitu pula Paulo Sergio. Rekam jejak gelandang Bali United tersebut di kelompok usia Portugal terbilang lengkap. Mantan pemain Sporting CP ini sempat membela timnas U-18, U-19, U-20, dan U-21. Kegagalan menghampirinya saat mencoba promosi ke level senior.

Contoh lainnya adalah Ciro Alves. Penyerang Persikabo ini adalah bagian dari Brasil U-20 saat berkancah di Piala Dunia U-20 2009 di Mesir. Saat itu, rekan satu timnya antara lain winger Juventus, Douglas Costa dan mantan gelandang Sevilla, Ganso.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Karena faktor kemampuan yang tidak berkembang banyak dan ketatnya persaingan, karier Ciro Alves di Brasil mentok, setidaknya sampai saat ini. Marco Motta menjadi pemain Shopee Liga 1 dengan reputasi tertinggi di timnas negaranya saat ini. Bek Persija Jakarta itu merupakan langganan Italia U-16, U-17, U-18, U-19, U-21, dan senior. Di skuat senior, eks Juventus ini baru mengemas satu penampilan.

Halaman
Show All
Muhammad Adi Yaksa, Thomas, Hendry WibowoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan